Come Back

MISTERI KEMAHAKUASAAN

(THE MYSTERY OF OMNIPOTENCE)

 

 

By Dr. W. A. Criswell

Diadaptasi Dr. Eddy Peter Purwanto

 

Kejadian 1:1-2

 

13 April 1988

 

 

Tema khotbah singkat ini adalah MISTERI KEMAHAKUASAAN, dan ini merupakan suatu presentasi tentang penciptaan dunia seperti yang kita baca dalam Kejadian pasal pertama. Kitab Kejadian adalah Kitab pertama, dan lihat ayat pertama "Pada mulanya Allah menciptakan langit dan bumi[Kejadian 1:1]. Kata yang digunakan di sini adalah bara – yang diterjemahkan “create” atau “menciptakan” – ini berarti menciptakan dari tidak ada menjadi ada. Sehingga dunia ini tidaklah kekal. Dunia mempunyai suatu permulaan. Ada suatu waktu ketika tidak ada bintang di langit biru, tidak ada matahari yang bersinar, tidak ada planet yang berputar mengelilingi matahari yang menjadi pusat dan di sana juga tidak ada bumi. “Pada mulanya Allah menciptakan.”  “Bara”, dari tidak ada menjadi ada. "Pada mulanya Allah menciptakan langit dan bumi." Sekarang, ini adalah perkiraan saya, tetapi saya tidak bisa memastikan, bahwa melalui membaca dan pembelajaran yang bertahun-tahun, saya belum pernah diminta bersikap pasif terhadap hal ini. Jika Tuhan melakukan ini, pasti Dia telah  melakukannya dengan sempurna. Saya tidak bisa percaya jika Tuhan Allah Sang Pencipta bisa menciptakan sesuatu  yang tidak sempurna. Jika Tuhan yang melakukannya, Ia pasti telah melakukannya dengan begitu indahnya, luar biasa, dan sangat sempurna. Dan ayat  pertama ini mengatakan  bahwa Tuhan menciptakan langit dan bumi.

 

Sekarang, ketika saya melihat ayat dua, di sini dikatakan: "Bumi belum berbentuk dan kosong;" - tohu wabohu; di sini diterjemahkan "Bumi belum berbentuk dan kosong"; Ini adalah sesuatu yang kacau balau - "gelap gulita menutupi samudera raya.” [Kejadianl 1:2]. Sekarang Alkitab, begitu jelas bagi saya seperti yang dikatakan dalam Yesaya 45:18 dan saya membacanya, Yesaya 45:18: "Sebab beginilah firman TUHAN, yang menciptakan langit, --Dialah Allah--yang membentuk bumi dan menjadikannya dan yang menegakkannya, --dan Ia menciptakannya bukan supaya tohu [kosong] - tohu wabohu."- Ia tidak menciptakannya kacau balau-" tetapi Ia membentuknya untuk didiami--:"Akulah TUHAN dan tidak ada yang lain.” [Yesaya 45:18]. Sekarang, bagi saya, itu adalah suatu pengakuan terang-terangan bahwa ketika Tuhan menciptakan alam semesta yang sempurna kemudian menjadi tohu wabohu - Ini menjadi kacau. Sesuatu yang terjadi telah merusaknya, dunia yag diciptakan oleh Tuhan itu indah, alam semesta, bumi ini, dan lapisan-lapisan langit di atas kita semuanya indah. Sekarang, apa yang  sebenarnya terjadi jika Tuhan telah menciptakan alam semesta ini begitu Indah dan sempurna dan tohu wabohu - ini menjadi gelap, tanpa bentuk dan kosong? Apa yang  terjadi? saya berpikir, begini – dalam perikop yang kita baca di Yesaya 14:12-15; dan hal yang sama diulangi lagi dalam Yehezkiel pasal dua puluh delapan ayat sebelas sampai sembilan belas - bahwa terjadi  pemberontakan Setan, Lucifer di surga. Ia berkata dalam hatinya, " aku akan menjadi Tuhan." Dan ketika dosa telah ditemukan dalam diri Setan, ia diusir keluar. Dan ketika Setan jatuh, ia membawa dosa ke dalam alam semesta yang Tuhan ciptakan, seluruh ciptaan jatuh bersama dia. Salah satu yang  paling mengejutkan dari semua wahyu dalam Alkitab, kuasa malaikat, malaikat terang, yang disebut Lucifer, Putra Fajar, ketika dosanya ditemukan di dalam dirinya ia diusir keluar dari hadapan Tuhan, dan ia membawa bersamanya ke dalam seluruh alam semesta yang telah diciptakan.

 

Selanjutnya adalah mengapa saya menghubungkan ini dengan MISTERI KEMAHAKUASAAN. Mengapa Tuhan mengijinkan itu terjadi? Mengapa Tuhan mengijinkan dosa dan kematian dan kekacauan dan kerusakan merajalela di alam semesta ini? Mengapa bintang-bintang meredup?  Mengapa planet ini menjadi steril dan tandus? Mengapa kuburan ini ada di dalam bumi ini? Saya kadang-kadang menghubungkan bumi ini tidak ada lain selain menjadi suatu tempat untuk menguburkan kematian kita. Setan memerintah. Ia adalah raja teror. Ia membawa kematian. Mengapa Tuhan mengijinkan semua ini? Mengapa Ia mengijinkan itu? Ini merupakan suatu misteri yang tak dapat diduga. Di dalam salah satu kitab, yang berhubungan dengan "misteri kejahatan" adalah  [2 Tesalonika 2:7]. Ini adalah salah satu ungkapan Paulus. Kita tidak mengetahui, dan kita tidak akan pernah mengetahuinya sampai kita sampai di surga dan bertemu dengan Tuhan muka dengan muka, mengapa penyakit dan penderitaan dan umur yang terus menua dan duka cita, keputus-asaan, dan kematian terjadi? Mengapa? Saya hidup di dunia yang seperti ini. Saya hidup di dunia yang penuh dengan penyakit dan penderitaan. Saya hidup di dunia yang penuh dengan kematian dan kenangan. Saya sudah hidup di dunia yang seperti ini sejak saya masih remaja. Ini melampaui pikiran kita  untuk dapat memahaminya, mengapa ciptaan Tuhan yang begitu indah dalam Kejadian 1:1: " menjadi tanpa bentuk, dan kosong." Dan keseluruhan alam semesta jatuh, ketika Setan membawa dosa masuk ke dalam dunia yang indah ini. Sekarang, apa yang kita pelajari dalam Kejadian pasal ini adalah suatu penciptaan kembali planet ini. Dan mewujudkan berbagai hal yang hidup  di atasnya. Enam hari Tuhan menciptakan, menciptakan kembali, meremajakan, membuat ulang bumi yang telah rusak ini.

 

Sekarang periode waktu macam apakah yang berhubungan dengan hari di sini? Ada enam hari. Apa yang dimaksud hari di sini? Sekarang, jika Anda baca Anda akan menemukan, dunia tanpa akhir, ada banyak orang yang berkata bahwa yang dimaksud “hari” di sini adalah masa yang berhubungan dengan geologi. Beberapa dari mereka berkata bahwa kata "hari" akan mengacu pada satu juta tahun. Sebagian dari mereka akan berkata bahwa kata " hari" di sini mengacu pada 100,000 tahun, ada juga yang mengatakan bahwa  hari di sini mengacu pada 200,000 tahun. Kebanyakan dari mereka seperti yang Anda dapat baca dalam tulisan mereka, mereka berkata bahwa yang dimaksud hari-hari di sini masing-masing merepresentasikan umur geologi adalah 500,000 tahun. Sekarang, saya menunjuk ini pada malam ini. Dalam penciptaan kembali dunia yang telah rusak ini dijelaskan  di sini, maksud enam hari dari Kitab Kejadian pasal pertama, apa artinya kata “hari” di sini ? Apakah ini berhubungan dengan umur geologi? Saya mempunyai sembilan alasan mengapa saya berpikir, saya percaya, bahwa hari di sini sama dengan hari yang kita pahami secara literal [24 jam] dan Musa memaksudkan itu ketika ia menulis bagian ini. Saya mempunyai sembilan alasan.

 

Baiklah, nomor satu. Ketika Musa menulis ini, masing-masing hari dibagi menjadi periode gelap dan terang, petang dan pagi, sama halnya dengan perputaran matahari yang kita miliki. Musa menulis bahwa, "Jadilah petang dan jadilah pagi, itulah hari pertama.” [Kejadian 1:5]. Itu adalah cara orang Yahudi menghitung hari; mulai dari petang – dimulai dari terbenamnya matahari sampai terbenamnya matahari lagi pada hari berikutnya. Petang dan pagi, gelap dan terang menjadi satu hari. Itulah yang Musa tuliskan, dan ini adalah kebenaran. Nomor dua. Musa berniat untuk menyampaikan gagasan bahwa satu hari sama dengan 24 jam. Ia menulis tentang malam dan siang, petang dan pagi, hari pertama dan hari kedua. Jika ia tidak menunjukkan satu hari sama dengan 24 jam, ia menulis sesuatu yang sangat membingungkan dan kita akan melihat itu. Baiklah, nomor  tiga. Kata Ibrani untuk hari, adalah yom – kata Ibrani Y-O-M- untuk " hari" selalu digunakan untuk menunjukkan ini, dan tidak terkecuali dalam Kitab Suci orang Ibrani ini . Dan Anda mempunyai seorang sarjana Ibrani yang tercatat sebagai orang besar yang hadir bersama kita pada malam ini dan ia dapat mengaku terus terang apa yang saya  sedang katakana bahwa "setiap kali kata  "hari"-yom- dimodifikasi oleh suatu numeral -1, 2, 3, 4, selalu begitu – atau dengan ordinal – pertama, kedua, ketiga, keempat- ini selalu mengacu pada perputaran matahari dalam satu hari. Tak terkecuali dalam Firman Tuhan ini. Para penulis Alkitab sangat teliti dalam penulisan mereka. Hari yang ketujuh, ketika Musa menulis hari yang ketujuh, ia tidak memaksudkan itu sebagai hari yang ke lima atau hari yang keempat atau hari yang keenam, ia memaksudkannya sebagai hari yang ketujuh, hari itu. Ketika ia berkata hari ke-15 dari bulan Nisan, ia tidak memaksudkan itu hari ke-17 dari bulan Nizan atau hari ke-20 dari bulan Nisan. Ia memaksudkan hari seperti itu dan semua Alkitab orang Ibrani menuliskan hari seperti itu. Baiklah, nomor empat. Dalam Keluaran 28:11, [20:10, 11], kata perintah keempat tidak mungkin berhubungan dengan masa 500,000 tahun. Hari yang dihormati adalah hari Sabat bagi Tuhan. Dan dalam perikop dan ayat yang sama, jika Tuhan mengubah hari sama dengan 24 jam menjadi 500,000 tahun, maka kita tidak memiliki dasar untuk memahami Dia dalam hal apapun. Dalam perikop di Keluaran 20 ini, ada perkataan yang ekstensif dari Tuhan kita tentang hari Sabat, hari ketujuh. Dan jika hari ketujuh ini sama dengan perikop yang mengacu sama dengan 24 jam ini diartikan sebagai 500,000 masa, maka bahasa akan kehilangan maknanya, dan kita tidak akan pernah dapat memahaminya.

 

 

Baiklah, nomor lima. Teks Ibrani tentang penciptaan menyiratkan kejadian yang seketika terjadi. Itu telah terlaksana hanya oleh perkataan atau firman Tuhan, hanya seperti itulah. Ijinkan saya memberikan penjelasan dengan cepat tentang hal ini . " Berfirmanlah Tuhan"- di ayat yang ketiga, pada hari pertama -"Jadilah terang." Lalu terang itu jadi.” [Kejadian 1:3]. Ini adalah terjemahan dari tiga kata Ibrani: yehe yor wayehe-yehe, "jadilah"; yor, "terang"; wayehe-"dan terang itu jadi.” Seperti itulah mereka diterjemahkan di sini, "Berfirmanlah Allah: "Jadilah terang." Itu terjadi dengan segera, dengan seketika. Tuhan berfirman demikian, maka itu jadi. Sekarang, saya ingin bertanya kepada Anda. Dapatkah Anda membayangkan terang ini berangsur-angsur menjadi terang dengan memerlukan waktu perkembangan selama 500,000 tahun? Bagaimana hal ini bisa begitu? Bagaimana Anda dapat berpikir seperti itu? Ketika Tuhan berfirman, pada  hari pertama , "Jadilah terang." Lalu terang itu jadi.”  Baiklah, nomor enam. Pada hari ketiga tumbuh-tumbuhan dan sayur-sayuran mulai bertumbuh, sebelum hari yang keempat ketika Tuhan menciptakan matahari dalam  hubungannya bumi. Sekarang apakah Anda berpikir tumbuh-tumbuhan dan sayur-sayuran itu dapat hidup tanpa matahari yang menurut teori “hari” katanya diciptakan 500,000 tahun kemudian? Ini tidak masuk akal.

 

Baiklah, nomor tujuh. Kejadian 2:17, Tuhan berfirman kepada manusia, "sebab pada hari engkau memakannya, pastilah engkau mati.”  [Kejadian 2:17]. Ketika Adam melanggar perintah Tuhan, pada hari itu  ia mati. Ia mati secara spiritual. Ia telah terpisah dari Tuhan. "Bagaimana anda mengetahui itu, Pak Pendeta?" Jelas sekali karena ia menyembunyikan dirinya sendiri. Ketika ia melihat dirinya sendiri, ia telanjang, dan kemudian ia sadar bahwa ia telah terpisah dari Tuhan, ia telah mati. Dan, tentu saja, kemudian, ia akan mati  secara phisik. Sekarang, perhatikan ini. Apakah yang  Tuhan maksudkan ketika Ia berkata kepada Adam, "Kamu pasti  mati?" Apa ini berarti setelah jutaan ciptaan Tuhan telah mati atau sekarat? Lagi, jika tidak ada makhluk  yang mati dan sekarat sampai hari yang keenam, berarti mereka akan berumur berjuta-juta tahun. Dan, Nomor tiga, dalam Roma 5:12 dikatakan bahwa "Sebab itu, sama seperti dosa telah masuk ke dalam dunia oleh satu orang” - Adam, dan oleh dosa itu juga maut.” Tidak ada kematian sebelum dosa masuk ke dalam dunia ini. Dosa membawa kematian ke dalam dunia dan ketika Adam berdosa, kematian menjadi suatu peristiwa umum di dalam planet yang telah diciptakan ini. Sekarang, ini berarti bahwa makhluk hidup tidak ada yang mati sebelum kejatuhan Adam. Kematian datang bersama dengan dosa Adam dan tidak ada kematian sebelum dosa Adam. Dan tidak ada makhluk hidup yang dapat bertahan hidup sampai jutaan dan berjuta-juta tahun usia, jika yang dimaksud dengan hari-hari ini adalah 500,000 tahun.

 

Baiklah, nomor delapan. Adam hidup mulai dari hari yang keenam. Ia hidup sampai hari yang ketujuh. Jika yang dimaksud hari di sini adalah 500,000 tahun lamanya, betapa tuanya ketika Adam akhirnya meninggal? Ia berarti memiliki usia ratusan ribu tahun. Tetapi Kejadian 5:5 dengan jelas mengakatakan, "Jadi Adam mencapai umur sembilan ratus tiga puluh tahun, lalu ia mati." Adam hidup selama 930 tahun. Baiklah, yang terakhir. Sekarang Anda perhatikan ini. Secara Matematika, ras manusia tidak bisa terhitung jumlahnya jika telah mencapai 10,000 tahun. Sekarang Anda perhatikan ini. Pada zaman Kekuasaan Romawi mereka memiliki populasi penduduk dengan jumlah 100 juta orang. Di luar Kerajaan Romawi mungkin ada 100 juta orang lagi. Maka kita mulai dari 2,000 tahun yang lalu dengan 200 juta orang. Hari ini 200 juta orang itu telah tumbuh, berlipat-lipat dan menjadi  sekitar 4 milyar orang sekarang ini. Sekarang mari kita tarik dari 2,000 tahun yang lalu hingga kini jumlah manusia menjadi 4 milyar. Sekarang mari kita kembali ke masalah tadi. Mari kita mulai dengan bahwa 200 juta dan kembali [ke masa Adam]. Mari kita menghitung kembali. Dan ketika kita lakukan itu, kita akan kehabisan [angka untuk mengitung] orang-orang setelah sekitar 10,000 tahun. Dapatkah Anda membayangkan overpopulation [kelebihan penduduk dunia] jika manusia ini hidup sampai 2 sampai 3 juta tahun menurut pandagan bahwa satu hari sama dengan 500,000 tahun? Jika 2,000 tahun Anda bertambah dari 200 juta menjadi 4 milyar, berapa banyak pertambahan penduduk dunia setelah jutaan tahun kemudian? Anda akan memiliki populasi manusia yang sangat besar di bumi ini.

 

Setelah sekian banyak kali mempelajari bagian yang Anda baca ini: Tuhan menjadikannya dengan sungguh sempurna, dan begitu indahnya, sangat luar biasa. Ini menjadi rusak  ketika dosa masuk ke dalam alam semesta. Tuhan memperbaiki kembali planet yang telah dirusak ini untuk kita dan pada hari yang pertama, jadilah terang. Pada hari yang kedua , jadilah cakrawala serta batas-batas langit. Pada hari yang ketiga, jadilah daratan dan laut dan tumbuh-tumbuhan. Pada hari yang keempat, Tuhan menciptakan matahari dan bulan. Pada hari yang ke lima, Ia menciptakan binatang-bintang. Dan pada hari yang keenam, Ia menciptakan kita segambar dan serupa dengan-Nya. Dan ketika Tuhan melihat semuanya yang telah Ia ciptakan, Ia melihat semuanya sangat baik. Dan jadilah petang jadilah pagi, itulah hari yang keenam. Sungguh ini adalah suatu tragedi yaitu bahwa pribadi  jahat  yang sama yang pertama-tama merusak Sorga kemudian merusak bumi, ini adalah suatu tragedi bahwa Lucifer yang sama yang merusak surga kembali merusak penciptaan kembali Tuhan. Ini adalah suatu tragedi. Ini adalah  suatu tragedi yang masih berlangsung sampai hari ini. Semua air mata dan kepiluan dan duka cita di dalam dunia ini, dan kematian yang tak bisa dihindari. MISTERI KEMAHAKUASAAN TUHAN. Kita tidak memiliki pengharapan lain selain di dalam  kedatangan Sang Juruselamat agung kita. Tidak ada pengharapan lain. Saya menghadapi kematian yang tak bisa dihindarkan. Saya adalah ciptaan yang telah jatuh. Saya menjadi bagian dari semua ciptaan yang telah jatuh. Dan tak dapat dielakan, saya akan dikubur di dalamnya, " Tuhan, apakah ini adalah  kesimpulan kisah yang saya akan hadapi, tidak yang lain selain disintegrasi dan kebobrokan?" Puji Tuhan. Melampaui kuburan dan melampaui kematian, Tuhan telah menjanjikan  suatu kebangkitan, suatu kelahiran kembali, menjadi ciptaan baru, suatu regenerasi, dan saya akan hidup di dunia baru. Langit yang baru yang tidak akan pernah terbinasakan; bumi yang baru yang tak akan pernah binasa; tubuh yang baru yang tak akan pernah bertumbuh menjadi tua.

 

Bagaimana saya dapat mengetahuinya? Sebab Setan akan diikat dan dilempar ke dalam jurang yang tak berdasar dan ia tidak pernah akan menabur perselisihan dan keputus-asaan dan kematian lagi. Itu adalah tujuan Tuhan untuk mengambil Setan ke luar dari hidup kita dan ke luar dari dunia kita dan ke luar dari Firdaus kita dan ke luar dari surga kita. Dan kita akan hidup bersama dengan Juruselamat kita, sama seperti Ia hidup dengan begitu indahnya, bahagia, dan begitu sempurna, untuk selama-lamanya. Itu adalah Injil Yesus Kristus Anak Allah. Oh, Tuhan, berikanlah kami hati untuk mengasihi Engkau lebih lagi dan melayani Engkau lebih sempurna.

 

Sekarang Eddie, kita akan bernyanyi untuk kita semua suatu pujian; dan sambil kita bernyanyi, serahkan keluarga Anda, pasangan Anda, atau siapapun yang Anda miliki, berikan hatimu kepada Juruselamat, untuk masuk ke dalam persekutuan menjadi anggota gereja terkasih kita ini, beribu-ribu kali kami menyambut Anda. Sambil berdiri dan kita akan memuji Tuhan.