OTNIEL DAN AKHSA: PERKAWINAN SUPER

(Othniel and Achsah: Super Married)

 

Oleh Dr. W. A. Criswell

Diedit oleh Dr. Eddy Purwanto

 

Khotbah ini dikhotbahkan di First Baptist Church in Dallas

15 Maret 1981

 

Kejadian 2:21-25

 

Adalah suatu kebahagiaan bagi kami di Gereja Baptis Pertama di Dallas untuk menyambut orang yang berkumpul mendengarkan pelayanan ini di radio. Ini adalah Gembala dari Gereja Baptis Pertama membawa khotbah berjudul, Otniel dan Akhsa, Perkawinan Super. Ini adalah awal dari delapan seri khotbah yang diberikan pada pelayanan Minggu malam pukul tujuh yang disponsori oleh divisi lain dari Sekolah Minggu dan malam ini disponsori oleh Divisi Perkawinan Muda dan Divisi Dewasa Muda. Dan khotbah ini adalah salah satu yang dipilih oleh mereka dari beberapa yang ada, untuk diberitakan oleh Bapak Gembala. Sekarang, sebagai latar belakang, dapatkah kita kembali pada Kejadian 3 dan bacalah dengan lantang ayat 21 sampai dengan 24. Kejadian 3, ayat 21 sampai 25. Pasal ketiga - pasal kedua dari Kejadian - carilah dengan benar dalam satu menit- Kejadian pasal kedua, ayat 21 sampai 25. Sekarang, marilah kita membacanya dengan lantang bersama-sama. Anda siap? Mari kita baca.

“Lalu Tuhan Allah membuat manusia itu tidur nyenyak;ketika ia tidur, Tuhan Allah mengambil salah satu rusuk dari padanya, lalu menutup tempat itu dengan daging. Dan dari rusuk yang diambil Tuhan Allah dari manusia itu, dibangunNyalah seorang perempuan lalu dibawaNya kepada manusia itu. Lalu berkatalah manusia itu:”Inilah dia, tulang dari tulangku dan daging dari dagingku. Ia akan dinamai perempuan karena ia diambil dari laki-laki.” Sebab itu seorang laki-laki akan meninggalkan ayahnya dan ibunya dan bersatu dengan istrinya, sehingga keduanya menjadi satu daging. Mereka keduanya telanjang, manusia dan isterinya itu, tetapi mereka tidak merasa malu.

Otniel dan Akhsa.  Adalah hal yang tidak biasa bahwa kisah tentang pasangan yang hebat ini diceritakan dua kali dalam Alkitab kata per kata. Ketika Alkitab menyebutkan sesuatu satu kali, saya akan mengira pastilah penting. Saat Alkitab menyebutkan sesuatu dua kali, saya akan mengira hal ini pastilah lebih penting lagi.

Sekarang, kisah tentang Otniel dan Akhsa diceritakan dalam Yosua 15, ayat 15 sampai 19, dan cerita yang sama terdapat di Hakim-Hakim pasal 1 ayat 12 sampai 15.

Dan secara singkat kisahnya adalah sebagai berikut : Kaleb menginginkan Hebron dan menaklukannya dan merebutnya. Tetapi sekitar sepuluh mil ke arah barat Hebron terdapat sebuah kota kaum Kanaan bernama Debir. Terjemahan dalam bahasa Ibrani adalah Kiryat-Sefer, yang artinya kota buku, kota para ahli menulis.

 

Itu adalah pusat kebudayaan Kanaan. Dan Kaleb berkata,”Siapa yang menggempur Kiryat-Sefer, menggempur Debir dan merebutnya, kepadanya akan kuberikan Akhsa, anakku, menjadi istrinya.”

Maka, tersebutlah seorang anak muda bernama Otniel, yang artinya “Singa milik Tuhan”. Dan ia jatuh hati terhadap Akhsa; yang namanya disebut: “gelang kaki emas”. Ia pasti seorang yang cantik. Bukan gelang emas tetapi sebuah gelang kaki emas.

Dan begitu besar rasa sayang dan cintanya pada Akhsa, maka orang muda ini, Otniel yang julukannya singa milik Tuhan, pergi bertempur melawan Kiryat-Sefer, melawan Debir, dan ia menaklukkannya. Dan disaat bersamaan ia berhasil menaklukkan hatinya-Akhsa.

Anda tidak dapat menolak, tetapi cinta orang muda seperti itu, berani dan pantang menyerah dan kuat dan penuh kemenangan. Maka menikahlah mereka.

Dan ketika mereka menikah, Kaleb sangat tergerak hatinya, dan memberikan kepada putrinya Akhsa sebuah hadiah perkawinan, hadiah sebuah daerah gersang menghadap selatan, menghadap padang gurun.

 

Dan ia datang kepada ayahnya dan berkata”Telah kauberikan kepadaku tanah yang gersang, berikanlah juga kepadaku mata air.”

Dan Kaleb memberikan lebih dari apa yang diminta. Ia memberikannya mata air disebelah atas dan mata air sebelah bawah, mata air yang lebih rendah.

Dan mereka memulai hidup baru yang indah dan sempurna bersama-sama. Dan dalam hari-hari kehidupan pernikahan pasangan muda Otniel dan Akhsa, tanah tersebut dijajah oleh raja Babilonia.

Dan Otniel bergabung bersama tentara Israel dan mengalahkan sang raja dan membebaskan tanah tersebut dan memerintah Israel selama empat puluh tahun.

Dan rakyat hidup damai dan tenang dibawah kepemimpinan hakim muda yang bijaksana ini, Otniel, dan istrinya yang cantik dan menawan, Akhsa. Pernikahan super.

Sekarang, dengan latar belakang tersebut, saya ingin kembali pada hal-hal diawal hidup perkawinan. Hal tersebut ada didalam pikiran Tuhan. Ia melakukannya. Inilah cara Ia melakukannya.

Pada bacaan tentang kitab-kitab Injil yang kita baca bersama, ada sebuah drama disini. Ada sebuah tema. Ada sebuah cerita yang hebat, yang bagi kita yang membacanya secara iseng-iseng, yang tidak paham pokoknya, acuh tak acuh, hanya ringkasannya, tidak akan merasakan arti apa-apa bagi kita.

Jadi dengan contoh ideal Otniel dan Akhsa dan pasangan perkawinan super dan pengaruh mereka yang luarbiasa pada rumah tangga, saya ingin mengambil cerita yang dramatis tentang bagaimana maksud Tuhan bagi anda, bagi kita semua. Seperti yang terlihat pada pasangan yang bahagia itu, Otniel dan Akhsa.

Setelah Tuhan Allah, pada pasal dua Kejadian, setelah Ia melakukan semua di taman itu, semua binatang, dan semua manusia, maksud saya semua pepohonan dan semua yang ada di taman, mengapa, dikatakan- dimulai pada ayat 18,” Dan Tuhan Allah berfirman,”Tidak baik , kalau manusia itu seorang diri saja. Aku akan menjadikan penolong baginya, yang sepadan dengan dia.”

Aku akan menjadikan seseorang seperti dia, seseorang yang dapat menjadi penolongnya, dan teman berbagi pikiran dan berbicara dalam bahasanya dan hidup dalam kehidupannya dan berbagi dalam kesukaan. Aku akan menjadikan penolong yang sepadan, pantas untuknya.

Sekarang, inilah tema drama seperti yang terhampar, yaitu : “Tidak baik kalau manusia itu seorang diri saja” Dan Allah menguraikannya dalam kisah yang mengikutinya.

“Lalu Tuhan Allah membentuk dari tanah segala binatang hutan dan segala burung di udara. Dibawa-Nyalah semuanya kepada manusia itu untuk melihat, bagaimana ia menamainya;dan seperti nama yang diberikan manusia itu kepada tiap-tiap mahluk yang hidup, demikianlah nanti nama mahluk itu.”

“Dan manusia itu memberi nama kepada segala ternak, kepada burung-burung di udara dan kepada segala binatang hutan, tetapi baginya sendiri ia tidak menjumpai penolong yang sepadan dengan dia.”

Ada alasan untuk hal tersebut. Dalam kisah drama, Adam yang seorang diri, ditempatkan pada sebuah situasi dalam derajat yang lebih tinggi, dan sebelumnya Tuhan membawa semua ciptaan yang telah dibuatNya, semuanya.

Dan saat mereka melewati Adam, Adam memberikan masing-masing mereka sebuah nama; tiap penciptaan. Sekarang, ada dua kali lipat alasan untuk itu. Kesatu, adalah untuk meningkatkan perasaan membutuhkan dan ketidaksempurnaan dalam diri Adam. Mereka lewat dihadapan dia, berdua , dan ia menamai mereka. Ada seekor singa jantan dan seekor singa betina. Ada seekor angsa betina dan seekor angsa jantan. Ada seekor kuda jantan dan seekor kuda betina. Ada seekor kerbau dan seekor sapi. Ada kucing jantan dan seekor kucing betina. Ada semuanya, dan semuanya itu menegaskan rasa kesepian Adam. Itu adalah satu hal..

Dan satu yang lainnya adalah untuk menegaskan ketidaklengkapan Adam. Ada singa jantan dan singa betina. Ada pria dan wanita. Dan mereka melewati Adam, semua ciptaan Tuhan; tetapi untuk Adam tidak ditemukan penolong yang sepadan dengannya, tidak ada satupun dalam kumpulan hewan-hewan yang luar biasa itu yang mampu menjadi teman yang sepadan baginya.

Sekarang, saya akui pada anda bahwa orang-orang kadangkala mengatakan seekor anjing adalah teman terbaik seorang manusia. Dan saya yakin bahwa itu adalah benar, tetapi saya tidak dapat membayangkan kalau Tuhan menjadikan seorang manusia hidup dengan seekor anjing. Hal itu tidak masuk akal bagi saya. Tidak sepadan dengannya.

Dan mereka berkata seekor kuda adalah teman yang hebat untuk seorang manusia. Dan saya yakin banyak para koboi memandang kuda mereka sama seperti manusia memandang kepada istri mereka. Saya tidak meragukannya, tetapi itu tidak sepadan. Bukan itu cara Allah melakukannya.

Dan Allah melakukan itu dalam rangka untuk menegaskan ketidaklengkapan dalam diri Adam dan kesepiannya.:Tetapi untuk Adam, tidak ditemukan penolong yang sepadan dengannya. Maka drama berlanjut dan ketegangan bertambah.

Dan dikatakan;”Lalu Tuhan Allah membuat manusia itu tidur nyenyak, ketika ia tertidur, Tuhan Allah mengambil salah satu – dan diambil salah satu tselanya  - dimanapun didalam Alkitab itu diterjemahkan “sisi”, seperti sisi tablet, sisi perahu, dimanapun didalam Alkitab. Disini diterjemahkan “rusuk” tanpa alasan apapun. Tuhan mengambil salah satu rusuk dari padanya,tsela’. Tuhan mengambil salah satu rusuknya, milik Adam yang dekat dengan jantungnya, diambil dari rusuknya, dekat dengan jiwa manusia tersebut. Tuhan mengambil salah satu rusuk daripadanya.

Dan dengan tulang rusuk tersebut-dengan diambil dari rusuknya, Tuhan Allah menjadikan seorang perempuan. Sekarang, kata “menjadikan” diterjemahkan sebagai salah satu dari kata yang paling menyolok dalam bahasa Ibrani. Itu adalah banah, dan itu adalah membangun. Itu artinya membangun.

Dengan tulang rusuk yang telah diambil dari Adam, Tuhan Allah menjadikan seorang wanita. Sekarang, hal tersebut menjadi sesuatu yang sangat menyolok karena di bagian lain Alkitab, segala sesuatu dijadikan dari debu tanah. Hewan-hewan dijadikan dari debu tanah. Adam dijadikan dari debu tanah. Seluruh penciptaan dijadikan dari debu tanah, tetapi tidak dengan wanita itu. Dia dibangun.

Dan menurut saya satu ekpresi yang terbaik – dan mereka tidak mengetahuinya – adalah saat seorang anak dara cantik lewat, seorang wanita menawan, dan saudara berkata,”apakah wanita itu dibuat.” Maka hal itu adalah kesalehan. Itu ada didalam Alkitab. Itu adalah sesuatu yang Tuhan lakukan. Ia membuatnya. Ia membuat seorang wanita. Dan Ia membawanya kepada manusia itu.

Dan sekarang, kita pergi untuk mendapatkan sebuah terjemahan Criswellian bagi kita. Anda sama sekali tidak merasakan apa yang terjadi di taman Eden dengan membaca ini dengan kebosanan, terjemahan Inggris.yang menjemukan.

Ada kata dalam Ibrani, zo’t, zo’t. Itu sebuah pengumuman. Dan digunakan berulangkali dalam ayat kecil . Dan saya bermaksud untuk menuliskannya seperti yang ada didalam benak saya.

Ini adalah terjemahan Criswellian Ibrani. zo’t, sebuah seruan. Apa yang dikatakan disini adalah ketika Tuhan menjadikan wanita tersebut dan membawa dia kepada manusia itu, Adam berkata, “zo’t,  Ia pergi dengan marah. Ia adalah seorang manusia liar.

Terjemahan yang terdekat artinya adalah : “Lihatlah ini. Manusia, lihatlah ini”. Saya dapat memahami dengan pasti.

Ia berada disana dengan kedudukannya yang lebih tinggi menamai semua hewan-hewan tersebut, jantan dan betina, semuanya yang menegaskan kesepiannya, dan tiba-tiba, tiba-tiba Tuhan membawa kepadanya seorang wanita yang Ia jadikan.

Dan wanita itu berdiri disana, telanjang dengan semua sisi kewanitaannya dan kecantikannya, dan Adam, saya katakan, ia menjadi tergila-gila. Dia menjadi liar. “Ini Zo’t”katanya. Mari, saya terjemahkan hal tersebut.

Saudara telah menerjemahkannya. “Inilah dia, tulang dari tulangku dan daging dari dagingku. Ia akan dinamai perempuan, sebab ia diambil dari laki-laki”.

Mari, saya terjemahkan dengan sebenarnya.”Inilah dia.Kali ini Tuhan telah benar-benar melakukannya. Ini adalah diri saya yang lain.Inilah tulang dari tulangku dan daging dari dagingku.

Sampai sini, Tuhan telah menunjukkan kejeniusan-Nya untuk membangun apa yang saya sebut ‘echad’ karena diambil dari seseorang untuk menjadikan yang ini. Berulangkali dalam ayat singkat tersebut saudara melihat kata ‘zo’t’,ini. Ini adalah sebuah seruan. Ia sangat gembira. Ia adalah bukan dirinya ketika melihat Hawa, ketika ia melihat seorang wanita yang Tuhan buat. Sekarang, alasan saya mengatakan ini bahwa ini adalah terjemahan yang samar disini di dalam versi King James, disitu tidak ada seruannya. Disitu tidak ada kegembiraan yang luar biasa. Disitu tidak ada keliaran yang Adam rasakan ketika ia pertama kali melihat Hawa.

Hal ini sama seperti ketika seseorang ada di radio sedang menggambarkan pertandingan Super Bowl. Dan ini putaran terakhir, dan Dallas ketinggalan lima angka. Dan pemain belakang melempar sejauh sembilan puluh yard, dan sang pemain menangkapanya di zona terakhir, dan penyiar itu berkata, ia berkata; “ Inilah ketiga kalinya Dallas memenangkan Super Bowl”.

Sama sekali bukan seperti itu, saudara. Jika ia adalah seorang penyiar KRLD, atau satu dari stasiun-stasiun Dallas, dan di akhir pertandingan pemain belakang melempar sembilan puluh yard dan penerima menangkapnya, ia berkata ,”Wow, lihatlah itu ! lihatlah itu ! lihatlah itu! Hey, lihatlah ini! lihatlah ini!

Itulah yang sebenarnya terjadi. Dan itu – sama sekali saya tidak akan melebih-lebihkannya- dalam bahasa Ibrani itulah yang sebenarnya terjadi ketika Hawa dengan kecantikannya dibawa kepada Adam, ia melompat. “Hei, lihat ini! Lihat ! Lihat ini!

Ia menjadi liar. Ia menjadi tergila-gila. Saya hanya menjelaskan Firman Allah, hanya itu. Hal tersebut jauh diatas mimpi dan khayalannya.

Dan Tuhan berkata,”Sebab itu seorang laki-laki akan meninggalkan ayahnya dan ibunya dan bersatu dengan istrinya, sehingga keduanya menjadi satu daging.”

“Mereka keduanya telanjang, manusia dan istrinya itu tetapi mereka tidak merasa malu”.

Mari, kita lihat hal tersebut untuk beberapa saat saja. Inilah pernikahan super. Inilah Otniel dan Akhsa. Ini adalah anda didalam pengabdian hidup anda. Lihatlah itu.

Pertama-tama, perkawinan adalah hubungan seks. Saudara tidak dapat menghindarinya. Itulah maksudnya. Perkawinan berarti hubungan seks. Dan Tuhan menciptakan hal itu dan Tuhan menetapkan hal itu. Ini adalah kesempurnaan dari karya Tuhan yang jenius. Dan Tuhan tidak pernah merubah pikiranNya. Saudara dengarkan hal ini.

 

Didalam kitab Ulangan 24 ayat 5,”Apabila baru saja seseorang mengambil isteri, janganlah ia keluar bersama-sama dengan tentara maju berperang atau dibebankan sesuatu pekerjaan; satu tahun lamanya ia harus dibebaskan untuk keperluan rumah tangganya dan menyukakan hati perempuan yang telah diambilnya menjadi isterinya.”

Baiklah, kata “menyenangkan” adalah sebuah kata yang  sungguh menarik. Saya suka kata-kata Ibrani ini.  Mereka sangat ekspresif, saudara. Samach, samach, artinya untuk menunjukkan kegembiraan, alasan untuk bersukacita, untuk memberikan ungkapan kegembiraan yang lantang.

Mereka bersorak dan berbahagia satu dengan lainnya untuk satu tahun penuh. Nah, itulah Tuhan. Itulah Tuhan. Itulah perkawinan. Tuhan yang menemukannya. Tuhan yang menciptakannya.

Dan didalam undand-undang mosaik (diatas kepingan batu), begitulah cara Tuhan mensahkan seorang laki-laki untuk bersama isterinya selama satu tahun penuh. Ia tidak akan dipanggil untuk berperang. Ia tidak akan pergi keluar dan dibebankan suatu pekerjaan. Ia harus dibebaskan untuk keperluan rumah tangganya, dan samach, untuk membuat dirinya dan isterinya mengungkapkan kegembiraan. Bukankah itu luar biasa? Tidak ada yang salah dengan hal itu. Itulah Tuhan.

Baiklah. Hal lainnya mengenai perkawinan super. Ipar-ipar harus terlepas dari hal tersebut. “Sebab itu seorang laki-laki akan meninggalkan ayahnya dan ibunya”. Saya tidak tahu mengapa, tetapi tidak ada rumah yang cukup besar untuk dua orang wanita. Hal itu tidak akan berhasil. Tidak akan berhasil. Dan Tuhan tidak pernah bermaksud seperti itu.

Saat anda masih kecil, seorang anak yang masih tergantung, Alkitab berkata anda harus mematuhi orang tua saudara. Tetapi ketika anda beranjak dewasa, anda harus menghormati orang tua anda. Tinggalkan mereka. Tuhan memberkati mereka. Itu bukanlah berarti menghina mereka atau berhenti mencintai mereka, tetapi mereka harus mempunyai rumah mereka sendiri dan tata cara mereka sendiri. Dan jika mereka tinggal bersama anda, maka carilah tempat tinggal lainnya.

“Di sinilah ibu tinggal,” atau “Di sinilah ayah tinggal.”  “Dan mereka ada disana, dan kami ada disini, tetapi kami tidak di rumah yang sama.”

“Sebab itu seorang laki-laki akan meninggalkan ayahnya dan ibunya.”

Sekarang, lihatlah kata berikutnya : “dan bersatu dengan istrinya.” Itu artinya permanen. Itu artinya selamanya. “Aku memberikan hatiku padamu sampai aku mati. Aku mencintaimu selama aku bernafas.”  “Laki-laki akan bersatu dengan istrinya sehingga keduanya menjadi satu daging.”

            Dalam Efesus pasal 5 dimana kalimat ini dikutip,”keduanya menjadi satu daging,” ia berkata, “Sebab tidak pernah orang membenci tubuhnya sendiri,tetapi mengasuhnya dan merawatinya.” Jadi seorang laki-laki bersama istrinya, istri adalah satu dengan suami, dan suami adalah satu dengan istri. Dan mereka harus saling membantu dan saling mendorong satu dengan yang lain.

            Saya tidak melihat sesuatu yang menurut saya buruk dibandingkan jika seorang wanita, seorang istri, berusaha menjatuhkan suaminya, atau saat saya melihat seorang suami berusaha menjatuhkan istrinya, mencoba untuk mempermalukannya, atau mencoba untuk membuat istrinya kelihatan tidak berarti dan kehilangan harga dirinya.

            Kita haruslah saling membangun. Dan adalah suatu yang indah saat seorang istri mau melakukan itu terhadap suaminya dan suami mau melakukan itu terhadap istrinya. Bangunlah sang istri seperti dirinya sendiri, hargailah seperti dirinya sendiri. Buatlah ia bersinar seperti suami berharap untuk dapat bersinar. Itu hebat. Itulah cara perkawinan super. Sering dilakukan, menjadi sesuatu yang lebih.

            Suatu saat saya mendengar sesuatu yang paling gila dalam kehidupan apapun.  Diatas sana di surga, Tuhan memisahkan laki-laki dan perempuan. Dan Ia mempunyai sebuah garis disebelah sini, ada dua. Diatas sana di garis ini ada sebuah rambu-rambu,”Semua suami yang dikuasai istrinya berdiri disebelah sini.” Dan disisi sini, “ Semua kepala rumah tangga, berdirilah di sebelah sini.”

            Dan sebuah kejadian yang hebat dan sukar dipercaya terjadi. Semua laki-laki di surga berbaris disebelah sini pada barisan untuk “suami yang dikuasai istri” Dan untuk barisan satunya disebelah sini, “kepala rumah tangga.” Ada seorang laki-laki kecil kurus, hanya satu.

            Maka, reporter buru-buru pergi ke sebelah sana dan mewawancarai laki-laki tersebut, dan mereka berkata padanya,’ saudara, ini tidak dapat dipercaya. Ini tidak dapat dibayangkan. Lihatlah anda. Semua laki-laki di sebelah sana berbaris dibelakang kata”suami dikuasai istri” dan anda seorang diri disini, kepala rumah tangga Bagaimana anda menangani hal tersebut?”

“Saya tidak tahu.” Istri saya memberitahu untuk berdiri sebelah sini.”Mereka menjadi satu daging. Mereka harus bersama untuk saling membangun, untuk saling mendorong, memberkati. Dan mereka harus mengusahakannya. Bukankah itu aneh?

            Sebelum Tuhan membuat segala sesuatunya melebihi Taman Eden , Ia mengambil manusia, dan menempatkannya didalam untuk menghiasi dan menjaganya. Adalah keinginan Tuhan dari awal penciptaan bahwa manusia itu bekerja, untuk menghiasi dan untuk menjaganya.

Dan dalam pasal tiga kitab Kejadian, pada saat kejatuhan dalam dosa, Tuhan berfirman,”Dengan bersusah payah engkau akan mencari rezekimu. Dengan berpeluh engkau akan mencari makananmu.”

            Sekarang, adalah hal yang indah disaat sepasang suami istri dapat duduk bersama dan memecahkan masalah keuangan . Uang adalah sepuluh ribu kali sepuluh ribu sebuah duri pertikaian dalam sebuah keluarga. Dan seorang wanita secara pasti dapat menghancurkan semangat seorang pria, menuntunnya pada keputus-asaan, atau seorang pria dapat membawa sang wanita pada kehancuran. Duduklah dan rencanakan kehidupan dan programnya secara bersama. Keduanya harus mengusahakan hal itu. Mengusahakan hal itu. Tuhan berkeinginan seperti itu. Itulah perkawinan yang super.

            Dan yang terkahir,”Mereka keduanya telanjang, manusia dan istrinya itu, tetapi mereka tidak merasa malu.” Itu adalah komunikasi yang sempurna. Itulah cinta yang sempurna. Itu adalah kesempurnaan untuk tidak segan-segan berbagi kehidupan. Seluruh jiwaku dan seluruh diriku adalah terbuka untukmu. Hanya kesalahan dan dosa yang menutupi sebelumnya.

            Adalah keinginan Tuhan bahwa kita harus terbuka sepenuhnya dengan pasangan dan dengan Tuhan. Dan adalah sepasang pasangan yang hebat yang dapat mengira-ngira dan mendekati ide tersebut, terbuka dihadapan Tuhan dan terbuka satu dengan yang lainnya. Sebuah kehidupan yang indah dan bahagia.

            Dalam keterbukaan, saya sering bicara dengan para pasangan seperti yang anda ketahui ,”Kami akan menikah,” Dan saya katakan pada mereka,” Jika saudara mau melakukan lima hal ini, saudara akan memiliki hidup yang indah.”

            “Nomor satu: sebelum saudara makan, katakan sebuah doa kecil di meja, berdoa.  Anjing-anjing tidak melakukannya dan babi-babi tidak melakukannya, saya tahu, tetapi saudara lakukanlah. Sebelum anda makan, tundukkanlah kepala, mungkin bergandengan tangan. Salah satu darimu berdoa, kalian berdua berdoa atau seluruh keluarga berdoa. Katakan doa kecil.

            “Nomor dua: kadangkala pada siang hari, bacalah bacaan dari kitab injil dan berdoa. Sebelum saudara menyantap sarapan pagi, kadangkala sebelum saudara pergi tidur, bacalah sebuah bacaan dari kitab suci dan berdoalah.

            “Nomor tiga,” Sebelum saudara tidur pada malam hari, saudara berdua berlutut di sisi tempat tidur dan berdoalah dengan lantang agar dapat didengar. Tidak ada satupun dari kita yang sempurna, tidak satupun.” Ada saat dimana saudara akan merasa ingin lekas marah. Ada saatnya saudara tidak mengerti. Ada saatnya dimana saudara berpikiran pendek dan tidak simpatk. Saudara tidak dapat menanggungnya. Kita semua dibuat dari daging dan darah. Tetapi sebelum saudara pergi tidur ketika saudara berdoa, dan yang lain mendengarnya hal itu akan memecahkan masalah.

            Seorang professor yang hebat berkata,” ada sembilan kata yang dapat membuat perkawinan manapun bahagia. “maafkan saya”, “Maukah kamu memaafkan saya?” “Saya mencitaimu”, “ Ini tidak akan jatuh” “Sebelum saudara tidur malam hari, janganlah tidur dengan perasaan marah dan tidak simpatik. Saat saudara pergi tidur malam hari, berdoalah dengan lantang satu dengan lainnya dan masalah akan terpecahkan.

            “Nomor empat,” berdandanlah dan pergilah ke gereja pada hari Minggu. Saya percaya bahwa saudara akan berdandan sebelum bertemu Tuhan dengan pakaian yang terbaik yang kamu punya. Dan mungkin mereka pakaian biasa, buatlah mereka menjadi pakaian yang kecil, tetapi berdandanlah sebaik mungkin dan datanglah sebelum Tuhan hadir di rumah Tuhan.

            “Nomor lima,” Lakukanlah sesuatu untuk Yesus, semuanya. Bukalah jendela, berdiri didepan pintu, menyapu lantai, tidak menjadi masalah.”

            Saya duduk di rumah Dr. Marvin Watson, presiden DBC, dengan seorang bankir dan istrinya, mereka adalah anggota gereja kita. Dan mendukung pengembangan program “Dallas Babtist College”. Saya senang bertemu dengannya. Dia adalah seorang eksekutif wakil presiden dari salah satu bank besar di Dallas.

            “Saya katakan,” Apakah anda pernah ada di Sekolah Minggu?

“Saya ada di dalam kelas Ibu Criswell.”

Saya berkata, “Apa yang anda lakukan dalam kelas Ibu Criswell?”

Dia menjawab di hadapan semua orang yang ada di sekeliling meja, jawabnya,” Saya mengatur kursi-kursi tiap Minggu pagi.”

Saya berpikir,  tidak ada orang lain yang berpikir seperti itu, tapi menurut saya itu bagus sekali. Ini adalah wakil presiden, eksekutif wakil presiden dari salah satu bank terbesar di Dallas dan ia mengatur kursi-kursi di kelas sekolah minggunya tiap pagi. Rendah hati tapi berdedikasi, mencintai Tuhan. Itu bagus sekali. Anda lakukanlah seperti itu.

Anda tidak perlu memilih saya untuk menjadi presiden atau ketua. Saya hanya melakukan segalanya untuk Yesus. Mengetuk pintu, menjemput anak-anak, mengajar kelas kecil sekolah minggu. Seperti yang saya katakan, membuka jendela atau berdiri di pintu.Jika anda akan melakukan itu, anda akan memiliki rumah yang bahagia dan indah.

Ucapkanlah doa kecil di meja. Bacalah Alkitab diwaktu yang ada dan berdoa. Berdoalah yang lantang agar orang lain didekat saudara dapat mendengar. Berdandanlah dan pergi ke gereja pada hari Minggu, lakukan sesuatu untuk Yesus,apa saja. Ia akan mengasihimu karena hal tersebut. Dan Ia akan memberkatimu karena hal itu. Perkawinan super.

 

Sekarang, mari kita tundukkan kepala, sementara orkestra kita bersiap-siap. Allah kami yang ada di surga, begitu indah apa yang sudah Tuhan lakukan bagi kami!

Perhatian yang luar biasa yang telah disediakan-Nya bagi kita dan jalan berharga yang tidak dapat dibandingkan yang Tuhan sediakan bagi kita, pria dan wanita untuk saling jatuh cinta, untuk dikuatkan dan dipuaskan dan saling menolong dan mendorong orang disisi kita, inilah apa yang Tuhan telah ciptakan. Terpujilah nama-Nya yang mulia.

Dan Allah kami, dengan kerendahan hati saat ini kami meminta berkatMu atas permohonan yang kami buat, dan kiranya Allah didalam Roh Kudus memberikan dasar kekuatan iman pada rumah yang kami bangun dan saling mendorong satu dengan lainnya. Terima kasih, Allah, untuk berkatMu didalam namaMu yang mulia. Amin.

Sekarang ini saya mempunyai serangkaian permintaan yang mau saya sampaikan malam ini. Pertama-tama, permintaan ini ditujukan bagi mereka yang tergabung di Divisi Dewasa Muda. Berapa banyak dari saudara yang akan membawa istri saudara secara langsung atau mengucapkan sepatah kata padanya dan bangkit dari kursi saudara dan maju kemari dan berlutut? Dan maju kedepan mengatakan pada Bapak Gembala, “Bapak Gembala malam ini kami ingin mentahbiskan kembali dan mempersembahkan kembali rumah tangga kami dan rumah kami pada Allah.

 

Di Divisi Dewasa Muda, saudara lakukan lebih dulu, dan kemudian saya akan berdoa untuk saudara bahwa Tuhan akan memberkati komitmen yang saudara lakukan malam ini pada Yesus. Baiklah, Semua yang ada di Divisi Dewasa Muda siapa yang akan mentahbiskan kembali dan mempersembahkan kembali rumah tangga saudara pada Allah malam ini, saudara dan istri, maukah anda berdiri? Maukah saudara bangkit dari kursi? Maukah saudara datang kesini dan berlutut, dan kita akan berdoa bersama-sama.

Didalam Divisi Dewasa Muda “Aku akan mentahbiskan kembali hidup dan rumahku pada Allah.” Maukah saudara melakukan hal tersebut sekarang? Pada saat ini, pada saat ini, pada saat ini, di Divisi Dewasa Muda. “Saya hanya ingin mentahbiskan kembali dan mempersembahkan kembali hidupku pada Allah malam ini.”

Di Divisi Dewasa Muda saudara datanglah, datanglah. Dan saya ingin berdoa kepada Allah bagi anda. Jika tidak ada cukup tempat di altar, berlututlah, berlututlah di lorong dan Allah memberkati saudara sesuai dengan maksud dan tujuan saudara melakukan hal ini, kiranya Allah menyucikan dan menguduskan komitmen yang saudara buat malam ini.

Ini adalah yang paling berarti dari semua yang dapat saudara lakukan untuk datang kepada Tuhan, untuk minta kekudusan pada Tuhan, memberkati perkawinanmu dan membangun rumah tanggamu di dalam Tuhan.

Dan, Allahku, ini adalah komitmen yang kuat, menggemparkan, dahsyat. Apa yang lebih menyenangkan bagi si iblis selain untuk merusak rumah tangga dan menghancurkan keluarga kita? Inilah saatnya. Zo’t, inilah saatnya. Inilah Tuhan.

Dan berkatilah kaum dewasa muda yang secara bersama mereka berlutut mentahbiskan dan memberikan kembali rumah tangga dan kehidupan mereka kepada Allah. Berkati anak-anak mereka.Berkati tiap harapan dan mimpi dari apa yang mereka taburkan. Berkati yang pria dalam pekerjaan. Berkati wanita yang ada disisinya, ataupun mungkin yang juga bekerja.

 

Dan berkati mereka atas setiap harapan yang mereka bagi bersama dan tiap doanya dan jadikan mereka mitra kerja yang baik dan anak-anak kerajaan sorga dan punya kesabaran seperti Yesus dan dalam pelayanan mereka di gereja yang terkasih, dalam nama Yesus. Amin.

Terima kasih dan saudara semua boleh kembali ke kursi masing-masing.

Sekarang, saya mempunyai seruan yang sama untuk diberikan kepada anda -pasangan muda. Jika didalam hatimu, saudara ingin melakukan hal tersebut, “Saya termasuk Divisi Pasangan Muda, dan saya dan suami, istri dan saya ingin mentahbiskan kembali dan mempersembahkan kembali dan memberikan kembali rumah dan rumah tangga kami kepada Allah dengan niat yang benar hari ini dan selamanya.

Maukah saudara bangkit dari kursi saudara? Maukah saudara berada di lorong itu? Maukah saudara datang kemari kedepan, dan saya ingin menyampaikan doa khusus bagi saudara malam ini. Malam ini.

 

“Kami berdua ingin mentahbiskan dan mempersembahkan kembali rumah tangga kami dan rumah kami pada Allah dengan niat yang benar.” Dan jika altar telah penuh, kita akan memenuhi lorong-lorong. Dimana saja baik untuk berlutut dihadapan Tuhan.

Di sebuah sudut dapurpun sama diterimanya di mata Tuhan seperti di sebuah katedral, hanya di dalam hati kita, “Kami ingin mentahbiskan kembali dan memberikan kembali hidup dan rumah tangga kami pada Allah.” Tuhan mengasihi dan memberkati saudara didalamnya. Dimanapun saudara berada, berlututlah.

Dan Allah kami, inilah gereja masa depan. Ketika di surga saya melihat kebawah pada jemaat ini, mereka akan menjadi guru-guru dan diaken dan ayah dan ibu dari keluarga yang telah diangkat-yang telah diangkat didalam gereja ini dan yang akarnya didalam, sedalam kehidupan itu sendiri.

Ah, maksud kami Allah,  disaat banyak rumah tangga kami guncang dan keluarga-keluarga kami terpisah, dengan melihat ini, untuk menatap ini, Tuhan yang baik, betapa luar biasa dan betapa indahnya.

Berkati setiap anggota divisi ini, dimulai dengan pasangan muda, dan dengan semua yang terlibat dalam kehidupan dan kebebasan, Allah, buatlah luar biasa . Kiranya mereka saling mencintai. Kiranya mereka saling memberikan diri mereka pada masing-masing pihak dan bersama mereka memberikan diri mereka kepada Tuhan. Dan untuk diberkati, kami memuliakanMu dan mengasihiMu melalui Kristus Tuhan kami, Amin.

Terima kasih, pasangan muda dan juga pemimpin anda. Dan anda boleh kembali ke tempat duduk anda.

Dan kemudian kita akan berdoa untuk permintaan yang ketiga dan terakhir yang Bpk Gembala sampaikan. Kita telah berdoa untuk saat ini, dan kita telah berdoa untuk pelayanan ini. Dan sebentar lagi kita akan bangkit berdiri dan menyanyikan kidung pujian permohonan kita.

Dan disaat kita menyanyikan permohonan ini, seseorang darimu mari berikan hatimu bagi Yesus, untuk menerima Allah sebagai Juru Selamat, sepasang dari antaramu, untuk meletakkan hidupmu bersama kami di gereja ini, untuk menjadi pengikut anak-anak kerajaan bersama kami dari dunia ini menuju dunia yang akan datang.

Mengejutkan bagi saya, karena saya telah melewati masa-masa itu, betapa cepatnya kehidupan berjalan, betapa cepat kita menjadi tua. Saya tidak dapat percaya, Saya tidak dapat menyadari waktu berlalu dan waktu untuk memberikan hati kita dan kehidupan kepada Tuhan adalah sekarang ini. Lakukanlah. Anda tidak akan pernah menyesal. Ini akan menjadi langkah terbesar yang pernah Anda lakukan dalam kehidupan anda, langkah itu.

Bawalah istri saudara dengan bergandengan. “Sayang, marilah. Marilah.” Bersama-sama untuk memberikan hatimu kepada Tuhan. Ikutilah Allah dalam ketaatan pembabtisan. Jadilah milik gereja-Nya, bekerjalah bersama dengan kami dalam kerajaan milik Juruselamat kita yang luar biasa.

Anda telah diselamatkan, dan telah dibabtis, letakkan hidup anda bersama kami didalam gereja. Karena Tuhan akan melakukan seruan pada hatimu, buatlah keputusan sekarang ini. Dan sebentar disaat kita berdiri untuk menyanyi, berdirilah dan berjalan di sepanjang lorong itu.

“Ini adalah hari Tuhan untukku” Lakukanlah.Lakukanlah. Dan sebagai contoh bagi yang lain,  berikanlah hatimu kepada Tuhan, letakkan hidupmu bersama kami di gereja, di sekeliling balkon, saudara yang ada di lantai bawah ini, seperti Roh yang akan berseru pada hatimu, jawablah dengan kehidupanmu. Lakukanlah. Buatlah keputusan sekarang.