Daftar Isi

BERBAGAI PELAYANAN DALAM GEREJA

(The Many Ministries of Church)

 

 

Oleh Dr. W. A. Criswell

Alih bahasa oleh Wisma Pandia, Th.M.

Editor Dr. Eddy Peter Purwanto

 

Pelayanan Gereja Sebagai Sebuah Rutinitas, Tetapi Apa Akibatnya

 

Dalam suatu liburan saya pernah mengunjungi sebuah gereja dan membaca tanda yang terdapat pada pintunya, “Ditutup Selama Musim Panas.” Saya pergi ke kota besar untuk menghadiri Kebaktian Malam untuk melihat apakah saya dapat diberkati oleh ibadah itu. Semua gereja yang ada tampak gelap dan sunyi seperti kuburan. Nampak seperti kuburan yang yang luas dan tidak berpenghuni. Suatu ketika bahkan gereja kita yang besar di Dallas ini pada bulan Agustus akan menutup dapur, kehilangan beberapa petugas dan guru-guru PA, menunda latihan paduan suara, dan secara umum berubah menjadi suatu tempat yang tidak dikenali. Begitu banyak gereja dalam masa dan musim sekarang ini gulung tikar dan mati.

Dalam opini saya gereja harus melanjutkan pelayanannya setiap hari, setiap minggu, dan setiap bulan setiap tahunnya. Iblis tidak pernah berhenti dan kita seharusnya tidak pernah menyerah. Tidak ada sebuah masa untuk waktu yang baik dalam melakukan pekerjaan Allah. Kita harus seperti sebuah mesin baja raksasa yang tidak pernah berhenti tanpa biaya dan persiapan yang sangat besar; dimana  tungku perapiannya terus menyala dan berkobar siang dan malam. Biarkan jemaat dari Tuhan Yesus menjadi seperti itu. Kita tidak dapat menghentikan atau menutupnya tanpa perubahan yang hebat dari hati dan jiwa; semangat kita tidak akan pernah membiarkannya. Kita harus mengerjakan pekerjaan Allah; penghakiman yang mengerikan akan datang. Ketika kita tidak bertahan lama, masa anugrah akan berakhir.

Mempertahankannya dengan keyakinan hal yang paling penting dari pekerjaan tugas Gereja Allah di Dallas. Kami telah bekerja untuk mengembangkan pelayanan jemaat ke dalam setiap area kehidupan manusia dan dalam setiap hari dan musim setiap tahunnya. Hal ini benar, hingga sekarang di sana hampir tidak ada hari bahwa lebih dari dua ribu orang tidak berada di gereja yang terlibat dalam berbagai aktivitas. Mereka bermain, belajar, berdoa, bernyanyi, mengajar, bekerja, dan melakukan apa yang telah Allah miliki dari apa yang orang-orang-Nya lakukan, yang telah keluar dari dunia dan masuk ke dalam kemuliaan Kerajaan Allah kita yang terkasih.

Kami sekarang melihat ke dalam beberapa pelayanan gereja. Di sana ada program yang mungkin tidak dapat dilakukan semuanya oleh pendeta, tetapi beberapa diantaranya harus dilakukan oleh setiap jemaat yang dipimpin oleh seorang gembala yang memiliki semangat, dan memiliki pandangan jauh ke depan.

 

Membangun Sekolah Minggu

 

Selain pelayanan kotbah itu sendiri, aktivitas yang paling penting dari gereja meliputi pengajaran, kunjungan, pelayanan memenangkan jiwa dari Sekolah Minggu. Setiap organisasi lainnya dari gereja dibuat untuk setiap anggota jemaat: WMU atau Perkumpulan Kaum Wanita, Persekutuan Kaum Pria (Brotherhood), Church Training, dan semua itu adalah untuk jemaat. Tetapi siapapun dan semua orang dapat terlibat dalam Sekolah Minggu, dan memang seharusnya demikian. Ini merupakan jangkauan keluar yang besar dari gereja. Ini merupakan instrumen dasar dalam melakukan kunjungan, memenangkan jiwa, dan pengajaran Alkitab. Saya seringkali berpikir bahwa Allah memberikan kami Sekolah Minggu untuk mengatasi  kesulitan-kesulitan dari masalah-masalah sekuler dalam menjangkau orang-orang kepada Kristus pada zaman sekarang ini.  Akan tetapi seorang pendeta tidak dapat dibebani oleh pentingnya Sekolah Minggu terlalu banyak. Seorang dari anggota staf kami menulis surat kepada saya seperti ini,”Saya seorang direktur pendidikan yang lama. Saya merasa bahwa Sekolah Minggu merupakan kekuatan dari gereja, yang kedua adalah mimbar. Seorang pendeta membutuhkan seorang pribadi yang kuat untuk dipercayakan memimpin Sekolah Minggu   yang bekerja dengan program yang baik dan memberikan prioritas kepada Sekolah Minggu.” Hal itu sangat baik. Penekanan terhadap tempat yang seharusnya hal itu dilakukan.

Itu merupakan alasan mengapa begitu banyak gereja kita yang semula kecil dan dalam beberapa saat menjadi lebih kecil. Mereka tidak membangun dan memahami pentingnya Sekolah Minggu. Mereka tidak mendaftarkan nama orang-orang, pergi kepada mereka, memenangkan dan mengajar mereka. Kerohanian mereka terbengkalai.

Tetapi mereka tidak perlu bertahan dengan cara demikian. Jika gereja itu kecil, jangkaulah beberapa jiwa, Anda tidak perlu mempertahankan kebiasaan seperti itu. Melalui anugrah Allah, gereja dapat berkembang, ia dapat bertumbuh, dan hal itu dapat dilakukan melalui Sekolah Minggu.

Dalam sebuah gereja kecil di pedesaan yang pernah saya gembalakan, sebagai seorang gembala yang diutus oleh seminari, saya berkata kepada orang-orang di sana, “Mari kita menetapkan hari dan menetapkan untuk memiliki seratus orang dalam Sekolah Minggu.” Mereka tidak pernah memiliki lebih dari enam puluh  pengunjung. Jemaat melihat kearah saya dalam keheranan. “Apa? Seratus? Tidak mungkin! Kami tidak pernah mendengar hal yang mustahil seperti itu!” Reaksi negatif mereka langsung menerpa kulit saya. Hal ini yang secara tepat saya ulangi: “Kita harus menetapkan hari dan memang harus, dengan bantuan Allah, meraih tujuan kita untuk seratus orang. Semua yang saya minta kepada anda adalah untuk melakukan hal yang tidak ada! Sama sekali tidak ada! Hanya duduk dan jangan lakukan apa-apa.” Hal itu sangat menyenangkan mereka.  Setelah itu, mereka telah duduk di sana dan tidak melakukan apa-apa selama seratus dua puluh tahun. Anda tahu apa yang saya lakukan? Saya mengambil beberapa lembar kertas, saya bangkit dan mengitari setiap jalan wilayah itu, menandai setiap orang yang berkata bahwa mereka akan hadir. Anda tahu berapa banyak kunjungan Sekolah Minggu yang kami miliki pada hari Minggu yang ditandai itu? Tiga ratus sepuluh orang! Orang-orang lama tidak percaya akan hal itu. Oh, apa yang Allah lakukan dengan hanya sedikit keinginan dari bagian pendeta yang memperoleh pekerjaan untuk dilakukan.

Di sini ada tujuh esensi yang penting dalam membangun sebuah Sekolah Minggu yang efektif.

1.      Beriman dan berkomitmen kepada yang tidak mungkin salah, Firman Allah yang diisnpirasikan. Jika anda tidak percaya kepada Alkitab, tidak ada banyak poin yang akan Anda ajarkan. Keseluruhan khotbah hanya terdengar seperti suara yang pendek di dalam suatu lembah.

2.      Seorang pengajar Sekolah Minggu harus berkomitmen kepada Alkitab, kepada gereja, kepada jiwa yang terhilang, ketetapan pelayanan dari gereja, terpisah dari dunia, dan mengasihi Kristus untuk selama-lamanya.

Seorang guru harus memiliki kedalaman keyakinan dalam mengajar Firman Allah dan memenangkan jiwa merupakan aktivitas yang paling penting dalam hidupnya. Itu merupakan pekerjaannya. Dia bekerja di dunia sekuler hanya untuk membayar biaya hidupnya.

Seorang guru harus mempelajari terlebih dahulu Alkitab yang dia ajarkan, juga termasuk cara dan metode yang lebih baik dalam melakukan hal itu.

Seorang guru harus memiliki semangat untuk memenangkan jiwa yang terhilang. Dia harus berdoa untuk pekerjaan, pelayanan dan kesaksiannya.

Seorang guru harus tetap konstan dalam mengajar murid-muridnya. Dia harus mengidentifikasikan dirinya sendiri dengan mereka dalam seluruh hidup dan masalah mereka.

3.      Dalam zaman modern kita ini, ruangan menjadi sesuatu yang penting bagi pertumbuhan  Sekolah Minggu. Sebuah tempat harus disiapkan untuk meletakkan sebuah organisasi (Lihat bab 9).

4.      Harus ada kepastian dan perubahan tujuan yang konstan yang dirancang di hadapan para petugas, para pengajar, murid-murid dan gereja. Kami berburu dengan sebuah senapan, membidik secara tepat ke arah mata banteng, tidak dengan senapan laras pendek yang menghamburkan peluru ke segala tempat dan tidak mendapatkan apa-apa.

5.      Harus ada pengunjung yang sungguh-sungguh beriman, perencana tugas mingguan secara hati-hati, dan pertemuan para guru. Tidak ada Sekolah Minggu yang dapat dibangun menjadi besar tanpa adanya sebuah perencanaan bulanan.

6.      Harus ada program kunjungan mingguan. Ketika kita pergi, mereka datang. Jika kita tidak pergi mereka tidak akan datang.  Kita harus menunjukkan perhatian kita yang dalam terhadap orang-orang yang hendak kita menangkan.

7.      Harus ada konsistensi dari pengajar yang berkualitas dari Minggu ke Minggu dan usaha yang sungguh-sungguh dari tiap-tiap minggu. Hal-hal mendadak, hal musiman dan angin-anginan tidak akan dapat membentuk sebuah Sekolah Minggu yang bermutu. Setiap Minggu harus menjadi Minggu yang mengesankan, pengajaran Firman Tuhan yang efektif, menyambut anggota yang baru dan petobat-petobat baru ke dalam lipatan.

Tidak ada alasan mengapa sebuah Sekolah Minggu tidak melanjutkan pertumbuhannya. Selalu ada orang lain untuk dijangkau dan diajar.

Pengalaman yang sangat berarti adalah memiliki sebuah pelayanan yang mengabdikan diri menjadi pengajar Sekolah Minggu dan pekerja Kristen sekali setahun.  Hal itu dapat dilakukan pada saat mereka dipilih oleh gereja. Sebuah kartu dapat diberikan kepada setiap orang dari mereka untuk meletakkankannya di dalam doa termasuk bahwa mereka akan memberikan yang terbaik kepada pelayanan Kristen mereka, bahwa mereka akan tiba pada waktunya, bahwa mereka akan mempersiapkan pelajaran mereka, bahwa mereka akan menghubungi setiap murid setiap minggunya, bahwa mereka akan mencari yang terhilang, bahwa mereka akan bersungguh-sungguh menghadiri ibadah pelayanan dari gereja.  Hal lain dapat ditambahkan kedalam kartu. Hal ini akan menjadi sebuah pertemuan yang luar biasa, baik untuk pendeta maupun para pemimpin Sekolah Minggu.

Pelayanan dari Sekolah Minggu secara luas dapat dikembangkan ke rumah-rumah jemaat melalui kelompok belajar Alkitab.  Jika hal ini diatur dengan hati-hati, dampaknya dapat secara besar digunakan oleh Allah. Ketika saya diberitahu oleh sebuah gereja di Korea yang memiliki delapan puluh ribu anggota dan tiga puluh ribu yang menghadiri Sekolah Minggu, saya bertanya bagaimana prestasi itu dapat dicapai. Jawabannya sesederhana ini,”melalui penggandaan kelas belajar Alkitab di rumah.”

Semua program kelas Alkitab di rumah-rumah ini harus didorong dan didukung oleh gereja. Ini harus dipercayai sebagai sara penginjilan pribadi yang utama.  Salah satu tujuan utamanya adalah untuk menjangkau orang-orang yang belum diselamatkan yang tidak akan mengunjungi pelayanan ibadah regular di gereja. Kelas harus memiliki pemimpin  dan guru yang berkualitas. Suasananya harus bersifat informal dan ramah. Kelas harus diorganisir di rumah atau di sekitar lingkungan pendeta yang dicoba untuk dijangkau.

Peringatkan anggota gereja anda yang berpartisipasi untuk tidak memonopoli diskusi, atau sehingga tidak memberikan kesempatan orang lain untuk berbicara. Pemimpin seharusnya tidak berbicara terlalu banyak jika dia melihat orang yang hadir ingin berbagi dalam pertemuan. Jangan permalukan seorang tamu yang belum diselamatkan atau memojokkan dia yang tidak belum mau mengubah opininya agar ia tidak kehilangan muka. Jangan minta orang untuk berdoa di depan umum bagi yang tidak siap untuk berdoa. Berhati-hatilah terhadap orang yang akan anda suruh. Orang yang belum fasih membaca akan menjadi malu jika mereka tersendat dan kehilangan kata-kata.

Bila kelas itu berkembang, bagilah kelas itu menjadi kelas-kelas yang lebih kecil yang terdiri dari sepuluh atau lima belas orang.  Jagalah kelas tetap kecil sehingga tidak ada orang yang terhilang di dalam kumpulan orang banyak dan terabaikan di dalam diskusi.  Hindari siasat yang memiliki tekanan tinggi.  Jangan tekan anggota yang belum diselamatkan untuk mengambil keputusan secara terburu-buru jika ia kelihatannya belum siap.

Beberapa pendeta mungkin merasakan tidak pantas untuk melayani organisasi Sekolah Minggu. Panggilan mereka, pikiran mereka adalah untuk bekerja dengan hal-hal yang besar dan hebat, seperti berkotbah di mimbar, menulis buku, mengatur pertunjukan denominasi. “Mengapa menghabiskan waktu bersama bayi dan anak-anak?” tanya mereka. Saya miliki jawaban untuk itu, yaitu, “Yesus menyediakan waktu untuk anak-anak kecil ini dan jika kita melakukannya juga, Dia akan sungguh-sungguh memberkati kita.” Hal-hal sepele yang membuat kesempurnaan dan seperti yang Michelangelo amati, “Kesempurnaan bukan tanpa hal-hal sepele.”

 

Lihatlah Sekolah Minggu Kita

 

 

            Sekolah Minggu kami memiliki pembagian seperti berikut ini, masing-masing diketuai dan dipimpin oleh seorang staf pekerja yang dibayar. Mereka adalah:

 

Crade Roll (sebuah pelayanan di rumah sebelum anak tersebut dibawa ke gereja kanak-kanak)

Nursery [kanak-kanak] (bayi yang baru lahir hingga usia dua tahun)

Beginner [Pemula] (usia antara dua hingga lima tahun)

Primary [dasar] (sekolah dasar pertama, dua dan tiga)

Special Education [Pendidikan Khusus] (untuk anak-anak yang terbelakang)

Junior [Yunior] (sekolah dasar empat, lima dan enam)

Teens [Remaja] (sekolah dasar tujuh, delapan dan sembilan)

Youth [Kaum Muda] (sekolah dasar sepuluh, sebelas dan dua belas)

College and Career (Perguruan Tinggi dan Usia Karir] (usia tujuh belas hingga dua puluh satu)

Singles [Masa Lajang] (Usia dua puluh dua hingga tiga puluh lima)

Business and Professional [Pengusaha dan Profesional] (usia tiga puluh lima tahun keatas)

Young Married [Pasangan Muda] (usia mulai menikah hingga dua puluh tujuh tahun)

Young Adult [Dewasa Muda] (usia usia dua puluh delapan tahun hingga tiga puluh lima)

Median Adult [Paruh Baya] (usia tiga puluh enam hingga lima puluh tiga)

Median Adult [Paruh Baya] (usia lima puluh empat hingga enam puluh empat)

Senior Adult [Manula] (usia enam puluh lima tahun keatas, dan juga termasuk mengorganisasi kelas Alkitab dewasa)

 

            Saya memilih dua bagian untuk dapat dilihat lebih dekat oleh pendeta; namanya, yang pertama (Nursery [usia kanak-kanak]) dan yang terakhir (Senior Adults [Para Manula]).

1.      Nursery (Masa kanak-kanak). Maukah anda percaya akan hal ini jika saya berkata bahwa hal ini merupakan yang paling penting dari semua pembagian Sekolah Minggu?  Yesus mengatakan hal yang sama. Dalam Injil Yohanes pasal 21, ketika Dia memanggil Simon Petrus untuk pelayanan pengembalaan, Dia mengatakan yang pertama dari semua,”Beri makan anak domba.” Hanya itu setelah itu Dia berkata,”Beri makan domba-dombaKu.” Anak-anak domba merupakan yang pertama dalam pikiran Kristus. Hal ini yang Dia juga sampaikan:

          

           Ingatlah, jangan menganggap rendah seorang dari anak-anak kecil ini. Kerena Aku berkata kepadamu: Ada malaikat mereka yang ada di sorga yang selalu memandang wajah BapaKu di sorga.

               Demikian juga bapamu yang di sorga tidak menghendaki supaya seorangpun dari anak-anak ini hilang.

 

           Kami senang dengan nurseries (ruang kanak-kanak) kita yang tetap dijaga dengan bersih dan mengkilat lebih dari pada rumah sakit yang terbaik. Kami mendorong orang tua untuk datang ke gereja, ke Sekolah Minggu, ke segala aktivitas gereja, dan membawa bayi mereka. Kami akan menjaga dengan baik dan merawat dengan sungguh-sungguh semua anak-anak tersebut di saat anda berkunjung dan berbagi dalam program yang menarik bagi anda.

           Ini merupakan lembaran dari informasi yang dapat dipegang oleh setiap orang tua yang membawa bayinya ke gereja:

 

           Selamat datang di Pelayanan Anak-Anak gereja kami yang TERBAIK  di dunia! – yaitu Pelayanan Anak-anak (Nursery) First Baptist Church Dallas, Texas.

           Tujuan dari Nursery (ruang kanak-kanak) adalah untuk menerima gabungan dari tanggung-jawab rumah di dalam memastikan pertumbuhan rohani dari anak-anak kecil, dan hal itu lebih besar dari sebuah tempat perlengkapan biasa dari perawatan fisik terhadap anak-anak. Kami yang mengajar di Nursery mencintai pekerjaan kami karena kami berpikir bahwa semua itu merupakan pekerjaan terbaik yang dapat dimiliki. Silahkan memberitahukan kami jika kami pernah gagal dalam mengekspresikan hal ini dalam sebuah sukacita, kegembiraan dan senyuman.

           Informasi yang berikut ini akan membantu anda untuk mempersiakan diri dalam membawa anak anda ke gereja dan juga membantu guru Nursery meningkatkan penjagaan yang terbaik bagi anak anda.

1.       Jika anak anda sedang demam,  batuk berkepanjangan,  sebuah ruam,  atau penyakit menular, DIMOHON jangan dibawa ke Nursery dimana dia dapat menjangkiti anak-anak yang lain.

           Kami menyadari bahwa salah satu kesan yang paling buruk bagi orangtua yang didapat dari sebuah Nursery adalah bahwa anaknya dapat terinfeksi dengan beberapa penyakit ringan dalam Nursery itu. Untuk alasan ini kami mengambil semua tindakan pencegahan bahwa kami berusaha untuk menjaga Nursery kami steril dan sebersih rumah sakit. Kami harus mendapatkan bantuan anda dengan menerapkan “Golden Rule” dalam setiap situasi yang meragukan. Maukah anda orang lain membawa anaknya ke Nursery dalam kondisi kesehatan yang sama seperti yang anak anda?

2.       Jika anak anda memiliki alergi, maukah anda membawa surat pernyataan dokter terhadap dampak yang ditimbulkan dari hal ini.

3.       Jika anak anda mengidap sebuah penyakit kanak-kanak di ruang Nursery silahkan menghubungi petugas Nursery tentang hal ini. Dengan informasi ini maka dapat disampaikan kepada orang tua lainnya sehingga tindakan pencegahan dini dapat diambil. Tidak ada anak kecil yang telah didiagnosa menderita biring peluh atau cacar (German measless) harus dibawa ke Nursery hingga masa inkubasi selama dua puluh satu hari berlalu.

4.       Guru-guru tidak akan memberikan pengobatan kepada anak-anak di Nursery.

5.       Sebuah ruang isolasi untuk bayi yang tertular penyakit ketika berada di Nursery hingga orang tuanya tiba.

6.       Kemaslah tas popok yang besar selalu sebagai yang utama untuk keperluan tiap saat. Kami meminta anda untuk menyertakan item-item sebagai berikut:

  1. Botol-botol yang anda pikir sangat dibutugkan si bayi, anda harus membawa lebihan.  Jika anda sedang memberi makan bayi anda, silahkan tempatkan dalam sebuah botol air.  Bayi tidak selalu lapar sesuai dengan jadwal.
  2. Silahkan gunakan plastik botol dan letakkan nama bayi di atasnya.
  3. Sebuah pakaian ganti termasuk plastik celana.
  4. Sebuah tas plastik untuk popok yang kotor jika anda menggunakan popok yang tertutup.
  5. Popok-lipat sebagaimana  bayi siap untuk menggunakannya.
  6. Taruhlah nama bayi anda dalam sebuah tag yang disediakan dan cantelkan di di atas tas popok.
  7. Setiap ruangan Nursery dilengkapi dengan bedak bayi, lotion, dan handuk kering. Kecuali bayi anda menggunakan merek khusus, adalah penting untuk membawa dalam perlengkapan anda.
  8. Mainan disediakan. Adalah tidak penting untuk membawa milik anda sendiri kecuali bayi anda membutuhkan sebuah “perlindungan” khusus.

7.       Kamar anak-anak disediakan bersama dengan kamar khusus untuk ibu anak-anak.

8.       Seorang guru anak-anak akan mengambil anak anda saat berada di pintu. Untuk perlindungan anak anda, kami akan meminta bagi orang tua dan saudaranya yang lebih tua untuk tidak masuk ke Nursery.

9.       Di dalam kartu termasuk nama bayi anda, skedul, dan informasi lain akan ditempatkan di dalam tempat tidur bayi anda setiap kali anda membawa mereka. Jika dia memerlukan kebutuhan khusus lainnya , silahkan tulis diluar dan berikan kepada guru Nursery.

10.   Hanya botol-botol (susu, jus, air) yang diberikan pada hari Minggu pagi dan rabu malam. Selama aktivitas mingguan lainnya, anda akan perlu untuk membawa kepentingan makanan bayi.

11.   Sebuah tanda dalam lembaran berada di sebelah pintu dari setiap Nursery. Selalu tandai nama anak dan tempat dimana anda akan temukan.

12.   Jika anda merasa perlu untuk memeriksa anak anda, silahkan periksa bersama direktur atau guru. Jangan biarkan anak anda melihat anda.

            TIDAKKAH ANDA TAHU BAHWA….

1.       Semua mainan dibersihkan dengan antiseptik (setelah digunakan oleh setiap bayi dan sebelum digunakan oleh yang lain)?

  1. Seperai dan Selimut selalu diganti setiap kali setelah digunakan?
  2. Anda akan memiliki sebuah kesempatan untuk membantu di Divisi Nursery selama Ibadah pelayanan yang diadakan sekali dalam setiap empat hingga enam bulan?

Biarlah saya menekankan bahwa banyak dari program lain dan aktivitas gereja yang menjadi tidak mungkin tanpa membuka pintu ruangan anak-anak. Semangat dari cinta dan sambutan serta perawatan di dalam Divisi Nursery membuat atau mematahkan semangat dari keseluruhan gereja. Di sinilah kita temukan permulaan dari kehidupan gereja.

 

(2) Sekolah Minggu Untuk Manula. Di dalam merencanakan organisasi Sekolah Minggu untuk kebutuhan para manula, adalah penting untuk mempertahankan beberapa fakta-fakta dasar dalam pikiran. Yang pertama, kita harus selalu mengingat bahwa hal ini merupakan sebuah jangka panjang dari hidup, enam puluh lima tahun ke atas. Akan tetapi sebuah gereja yang peka akan berencana untuk menjaga kebutuhan dari manula usia enam puluh lima  hingga tujuh puluh empat tahun dalam sebuah perbedaan kebiasaan daripada menjaga kebutuhan dari mereka yang berusia tujuh puluh lima tahun ke atas. Yang kedua, kebutuhan-kebutuhan dari para manula merupakan yang utama dari pelayanan itu. Manula yang sudah lanjut dan terutama yang sudah sangat lanjut, memerlukan bantuan dalam segala aktivitasnya. Gereja yang peduli bagi kebutuhan fisik para manula menyadari bahwa mereka juga harus memperhatikan kebutuhan rohani para manula. Sebagai contoh, jika seorang manula yang sudah lanjut tidak dapat tahan lama dalam maka memerlukan jemputan agar dia datang ke gereja merupakan masalah fisik, namun masalah transportasi ini akan menjadi sebuah masalah rohani jika dia merasa bahwa gereja tidak lagi peduli terhadap dia. Jika seorang manula memiliki masalah pendengaran (masalah fisik) dan dia tidak dapat duduk dengan lebih dekat di bagian depan dimana dia dapat mendengar, hal itu akan menjadi sebuah masalah rohani.

Oleh sebab itu dalam memikirkan kebutuhan para manula, pertimbangan khusus merupakan sesuatu yang sangat penting-seberapa dekat kelas ke auditorium, apakah kelas itu berada di lantai dasar dan di mana kelas memiliki jarak berapa langkah untuk naik ataupun turun.

Anggota jemaat mungkin sadar bahwa para manula berada di tengah-tengah mereka, tetapi kecuali ada kata-kata yang disampaikan terus menerus dari mimbar untuk mendorong orang-orang memikirkan kebutuhan para manula, kebutuhan mereka akan terampas oleh kebutuhan orang-orang dewasa muda.

Ada kebutuhan untuk gereja di masa depan untuk secara serius menjangkau para manula sebisa mungkin. Amerika memiliki banyak manula. Ada  sekitar dua puluh satu juta manula dan diprediksi bahwa mereka akan mencapai tiga puluh juta pada tahun 2000.

Metode yang khusus sangat diperlukan dalam menjangkau pelayanan ini. Studi menunjukkan bahwa para manula percaya Tuhan, sekalipun banyak diantara mereka yang tidak pergi ke gereja. Di dalam suatu program penjangkauan, transportasi merupakan hal yang penting, tetapi sangat mungkin untuk menggunakan orang yang muda untuk menjemput kaum manula. Di sini ada beberapa ide untuk kelas Sekolah Minggu untuk menjangkau para manula yang tidak memiliki gereja:

1.          Sebuah program khusus kunjungan rumah sakit (kunjungi mereka, sebuah kunjungan akan memiliki banyak arti)

2.          Sebuah pelayanan yang memberi semangat kepada mereka

3.          Sebuah bus antar jemput khusus para manula, akan menarik perhatian mereka

4.          Membuat pelayanan yang efektif

            Usia lanjut menuntut suatu pencapaian tujuan yang baru seperti sebuah pelajaran bagaimana melanjutkan hidup dengan kemampuan yang terbatas; menyesuaikan diri dengan tingkat pendapatan yang lebih rendah; menuntut suatu keamanan; menjaga kebutuhan medis, belajar untuk menunjukkan kreativitas pribadi; menemukan sebuah tempat pelayanan dan melewati sebuah suluh yang dihantar kepada generasi selanjutnya. Masalah umum yang sering dibuat oleh para pekerja adalah dengan mengeneralisasi semua manula, misalnya: “Semua manula sama saja.” Kita harus ingat bahwa para manula berasal dari latar belakang yang berbeda dan mungkin ada perbedaan besar di antara mereka. Semua program yang direncanakan oleh gereja harus melihat gengsi manula dengan menggandakan suara mereka, mengenali pekerjaannya, menghormati kontribusinya dan mempertahankan kemandiriannya. Dengan kata lain, biarkan kita menolongnya menjadi seorang manula.

            Beberapa ide dalam membangun sebuah program yang efektif bagi para manula adalah seperti ini:

  1. Gunakan para pensiunan muda untuk membangun suatu program bagi anda.

2.      Program harus berisi garis besar untuk rumah loncatan sebagaimana hal itu dapat berjalan dengan baik.

3.      Program harus menaikkan gengsi dan suara dari manula dan membuat mereka menggunakan talentanya.

4.      Program harus divariasikan sejak para manula datang dari latar belakang yang berbeda.

5.      Perencanaan harus dilakukan dengan manula dan bukan untuk dia. Jenis perencanaan ini akan meningkatkan perasaan baiknya.

Tugas alkitabiah untuk Sekolah minggu dapat berupa:

1.      Membantu para manula untuk membersihkan hati mereka dari kebencian, kepahitan dan roh yang tidak memaafkan.

2.      Membangun kehidupan doa yang lebih dalam dan memiliki doa sebagai perantara bagi orang-orang tertentu, terutama keluarga-keluraga muda dan masalah moral mereka.

3.      Mendedikasikan waktu bagi pekerjaan Allah melalui gereja.

4.      Menjadi sebuah rekan kepada manula lain yang mungkin tidak memiliki sahabat atau keluarga.

5.      Berusaha untuk memenangkan teman yang terhilang, mengingatkan bahwa secepatnya mereka akan masuk ke dalam kekekalan dan terhilang.

6.      Mendedikasikan materi yang berharga untuk digunakan setelah mereka pindah ke sorga untuk hal-hal besar yang baik.

Sekolah Minggu dan gereja yang melakukan hal-hal ini akan menemukan sebuah hadiah yang berlimpah dan berharga, baik di dalah hidup yang sekarang maupun dalam kehidupan selanjutnya.

 

Pelayanan Misi Menjangkau Keluar dari Gereja

 

Misionari mendukung gereja bagi pekerjaan Kristus di dalam asosiasi lokal, di Negara bagian, di tanah kelahiran dan terakhir melewati samudra yang dilakukan melalui denominasi. Ada begitu banyak denominasi gereja yang memikulnya yang secara langsung melakukan pekerjaan mereka ke ladang pelayanan dengan usaha dari seorang misionaris yang didukung oleh gereja lokal. Ada begitu banyak misi iman yang melanjutkan pekerjaan mereka dari kesaksian langsung dari individu kepada misionari. Tidak hanya ada satu jalan untuk melakukan hal itu. Menjadi seorang anggota denominasi dengan dukungan keluarganya dan kegiatan misi luar negri melalui suatu program kerjasama, kami mengirim uang untuk membangun sebuah kantor misi.

Tetap ada, sekalipun sebuah ladang kesaksian yang Yesus katakan menjadi milik yang sangat istimewa dan terutama kepada kita dimana kita tinggal. Dalam Kisah Rasul 1:8 Allah kita memerintahkan kita untuk memulai dari Jerusalem kita, kota tempat kita tinggal. Hal ini yang harus kita lakukan dalam cara kita yang luar biasa. Kami menganggarkan sejumlah uang yang sangat besar sekali setiap tahunnya untuk membawa pesan Injil kepada kota kami di Dallas. Ada ratusan dari ribuan orang yang berada disekitar kami yang menjadi tanggung-jawab kami.

Kami melakukan pekerjaan misi kota ini melalui sebuah departemen misi menjangkau keluar, dipimpin oleh manusia yang dipanggil Allah yang mengasihi orang yang terhilang dan melihat keselamatan mereka. Kapel misi dan tempat berkotbah (saat buku ini ditulis ada tujuh belas kapel dan sekitar sepuluh tempat berkotbah) memiliki dua jenis. Dalam kategori yang pertama mereka berkembang menjadi sebuah organisasi gereja yang berkembang. Kami menemukan mereka, mengorganisasi, menjadi induk mereka, merawat mereka hingga mereka dapat meneruskan pelayanan mereka sendiri, lalu kami menyerahkan mereka ke dalam anugrah Tuhan kita dan membiarkan mereka beranjak dalam jalan mereka sendiri. Beberapa dari gereja yang baik dan terbesar di Dallas telah dimulai oleh kami di dalam program itu.

Tipe lain dari kapel berlokasi didalam area sub-marginal dari kota ini.  Untuk kebanyakan bagian diantara mereka, mereka merupakan yang paling miskin, terutama yang minoritas miskin. Mereka tidak akan pernah dapat menjaga diri mereka sendiri, terutama masalah keuangan atau organisasi. Saya telah belajar sesuatu dari salah satu kapel ini. Berlokasi di daerah yang sangat miskin dari kota. Berkat Allah berada diatas pekerjaan dan setelah melihat hal itu bertumbuh dengan sangat indah, kami memutuskan bahwa waktunya telah tiba untuk mengorganisasi misi kedalam sebuah gereja yang independen. Kami melakukan hal itu, namun hanya untuk mengundang perpecahan.  Dalam waktu yang singkat gereja tersebut terkoyak oleh peperangan antara kelompok dan golongan. Mereka tidak memiliki kemampuan untuk mengatur diri mereka sendiri. Kami akhirnya diberi kuasa untuk mengambil alih kembali, memberikannya seorang pemimpin Kristen dan hal itu menjadi kapel sejak itu, memperoleh hal-hal yang baik selama kami menjalankannya.

Melalui kapel ini, kami melakukan pekerjaan bermurah hati ke seluruh kota. Tahun demi tahun Allah yang terkasih tahu berapa banyak makanan dan pakaian, obat-obatan dan pertolongan lain, yang kami curahkan kepada keluarga-keluarga dari misi ini. Ini merupakan kebaikan kami bagi orang-orang miskin.

Saya tidak dapat menolong tetapi membuat sebuah observasi dalam pekerjaan gereja ini. Pemerintah dapat mencurahkan uang kedalam area yang miskin ini dan mereka tetap miskin atau miskin selamanya. Generasi dari penerima kesejahteraan ini berada dalam daftar pertolongan kami selamanya. Hasil yang benar dilakukan untuk semua uang sumbangan dan terbesar dari organisasi kesejahteraan setelah mereka memberikan uang selama bertahun-tahun kepada orang miskin ini, mereka mendapatkan keluarga-keluarga yang sama tetap menjadi perampok. Tetapi hasil dari pekerjaan gereja kami berbeda. Ketika seorang pria bertobat dan keluarga mereka diselamatkan, mereka menjadi orang yang baru. Mereka pergi untuk bekerja. Ayah mereka berhenti minum dan mencuri. Sang ibu menjaga rumah dan anak-anak tetap bersih. Segera sesudahnya mereka membeli sebuah rumah di wilayah yang lebih baik dari kota dan memulai hidup mereka dalam sebuah jalan yang menakjubkan. Hal itu secara tepat dibutuhkan-untuk membuat orang keluar dari selokan dan kedalam cahaya kemuliaan Allah.

 

Parkir dan Perjalanan dengan Mobil serta Tim Survei

 

Kami memulai sebuah program di dalam gereja yang terlihat akan menjadi sebuah berkat bagi orang-orang. Dengan biaya bensin yang tinggi dan tanpa sistem transportasi umum yang efektif, kami mendorong jemaat kami untuk berkendaraan ke sebuah lokasi pusat dekat rumah mereka, meninggalkan kendaraan mereka, dan datang ke Sekolah Minggu dan gereja dalam sebuah bus kota yang besar yang di sewa oleh gereja. Hal ini tentu saja sangat menolong bagi beberapa keluarga, dan memberikan kami sebuah kesempatan untuk mendorong banyak orang di lingkungan sekitar untuk datang mendengar Firman Allah.

Kami memiliki tim survei yang keluar setiap hari Minggu untuk menyelidiki lingkungan ini, mengundang orang-orang untuk datang bersama kami, dan memperoleh informasi sensus berkenaan dengan respon mereka terhadap usaha memenangkan jiwa kami, mengajar pekerjaan. Tugas survei ini ditindak-lanjuti oleh Divisi Sepuluh dan Divisi Pemuda. Orang-orang muda ini melakukan pekerjaan yang sempurna. Mereka secara cepat belajar bagaimana untuk memastikan informasi ini, dan mereka sangat manis, sehingga sangat sulit untuk menolak mereka.

 

Pelayanan Hiburan

 

Jika sebuah gereja dapat mengusahakan hal itu, membangun sebuah gedung hiburan akan membayar keuntungan dengan tidak terbatas. “Semua pekerjaan dan tidak ada permainan akan membuat Jack seorang bocah yang tumpul.” Hal itu benar, tidak hanya dari kacung “Jack” tetapi semua anak laki-laki dan anak perempuan dan orang-orang muda dan orang-orang dewasa serta setiap orang. Kta butuh untuk bermain. Yesus berkata kepada murid-muridNya “Marilah…supaya kita sendirian…dan beristirahat sejenak” (Markus 6:31). Kata yang diterjemahkan “beristirahat” berarti berhenti dari pekerjaan, menyegarkan diri. Untuk berbagi dalam waktu bermain dari jemaat kami adalah sebuah kesempatan yang tidak ada bandingnya untuk sesuatu yang baik.

Kami memiliki dua gimnasium universitas yang besar, sebuah tempat skating yang besar, sebuah hamburger “join, ”  ruang latihan, lapangan bola tangan, lapangan bola volley, sebuah lintasan lari, loker, kolam air panas, dan seluruh kekang. Dengan kontes atletik, hari sekolah, camp dan retreat, seni dan kerajinan tangan, drama dan hoby, dan olahraga luar ruangan (memancing, naik bot, dan ski) diadakan pada musim dingin dan tempat yang memungkinkan, kami mencakup ribuan orang dalam program itu. Sekolah Minggu, Pelatihan Gereja,  Duta Besar Kehormatan, Gadis-gadis Pembantu, The Live Long, dan Like It Club dan semua grup yang sedang beristirahat dari gereja memiliki waktu yang indah dalam  gedung-gedung “Rec”. Mereka menimbang nilai mereka dalam emas.

 

Pelayanan Musik

 

Di dalam Efesus 5:19-20 tertulis:

 

Dan berkata-katalah seorang kepada yang lain dalam mazmur, , kidung puji-pujian dan nyanyian rohani. Bernyanyi dan bersoraklah bagi Tuhan dengan segenap hati;

Ucaplah syukur senantiasa atas segala sesuatu dalam nama Tuhan kita Yesus Kristus kepada Allah dan Bapa kita.

 

Di dalam konstitusi paduan suara gereja kami tertulis;” Objek dari paduan suara gereja harus memuliakan Tuhan melalui musik, untuk menambah pesan keselamatan di dalam lagu, dan untuk melayani sebagaimana sebuah rekan dalam pelayanan dari mengkotbahkan firman.”

Mungkin saya terlalu berat sebelah, tetapi salah satu pelayanan dalam gereja yang menggerakkan hati saya lebih dari yang lain adalah pelayanan musik. Mereka bernyanyi sebelum saya berkotbah. Mereka menyanyikan himne undangan. Mereka duduk dekat dengan saya. Saya merasakan kasih doa mereka. Mereka bersukacita dalam setiap kemenangan rohani yang kami menangkan bagi Tuhan, Oh Tuhan, bagaimana saya memuji Engkau untuk paduan suara kami dan instrumen yang memulikan Engkau didalam limpahan jalan yang menakjubkan.

Ini merupakan perincian program musik di dalam gereja kami,  dan beberapa laporan statistik dari karakteristik pekerjaannya.  Ini akan memberikan setiap pendeta sebuah ide bagaimana sebuah divisi musik dapat diatur dalam memuliakan Tuhan dengan musik dan lirik.

 

1.      Paduan Suara Gereja

Anggota—345

Waktu yang dihabiskan dalam setahun untuk latihan semua tipe—lebih dari 30.000

Waktu yang dihabiskan untuk pertunjukan (pelayanan Minggu, Malam Keluarga, konser rohani, Konser Sekolah Kenabian, dll.)—lebih dari 20.000

Setiap anggota menghabiskan 282 jam dalam setahun untuk semua latihan dan pertunjukan.

2.      Paduan Suara Kapel

Anggota--263                          Sponsor—67                                       Total—310

Waktu yang dihabiskan setiap tahun—28.250

Setiap anggota--226 jam setiap tahun

3.      Paduan Suara Clarion

Anggota—263                         Sponsor—47                                       Total—180

Waktu yang dihabiskan setiap tahun—11.918 + Tour (7 hari)

Setiap anggota menghabiskan 101 jam setiap tahun ditambah dengan tour.

4.      Paduan Suara Junior—6 Paduan Suara

Anggota—130                         Pemimpin—22                         Total—152

Waktu yang dihabiskan setiap tahun—5.950

5.      Paduan Suara Dasar—6 Paduan Suara

Anggota—159                         Pemimpin—25                         Total—184

Waktu yang dihabiskan setiap tahun—9.438

6.      Paduan Suara Pemula—6 paduan Suara

Anggota—139                         Pemimpin—23                         Total—162

Waktu yang dihabiskan setiap tahun—7.560

Setiap anggota menghabiskan 63 jam setiap tahunnya.

 

Grup Spesial

 

7.      Orkestra Gereja

Anggota—55               Waktu yang dihabiskan setiap tahun—14.200

Setiap anggota menghabiskan waktu 213 jam

8.      Orkestra Paduan Suara Kapel

Anggota—18               waktu yang dihabiskan setiap tahun—645

Setiap anggota menghbiskan 40 jam

9.      Orkestra Clarion

Anggota—20               Waktu yang dihabiskan setiap tahunnya—700

Setiap anggota menghabiskan 40 jam.

10.  Karya – Besar (Usia sekolah menengah)

Anggota—28               Waktu yang dihabiskan setiap tahunny—1.950

Setiap anggota menghabiskan 78 jam.

11.  Anaknya (Usia menengah junior)

Anggota—20               Waktu yang dihabiskan setiap tahunnya—720

Setiap anggota menghabiskan 40 jam

12.  Lonceng Tangan—4 Paduan Suara

Anggota—42               waktu yang dihabiskan setiap tahunnya—3.200

Setiap anggota menghabiskan 80 jam.

 

            Setiap anggota dari grup khusus, dengan pengecualian dari orkestra gereja, harus menjadi anggota dalam grup usia mereka.

            Apakah anda mengingatkan orkestra di dalam grup? Disamping paduan suara saya tidak kurang dimuliakan dalam istrumentalis. Mereka menambah makin baik.

            Beberapa langkah besar dalam pelayanan musik gereja kami telah dibuat oleh divisi instrumental dari pelayanan musik. Ada suatu pertumbuhan dramatik dari hari-hari sejumlah pemain yang terpencar di sana-sini pada waktu persembahan ketika kami menggunakan oskestra untuk menemani lagu pujian gereja dalam setiap ibadah. Tanpa dedikasi dari para pemusik ini, bagian musik dari gereja kami akan menjadi biasa dan sebuah kebiasaan semata. Drama dan warna yang mereka masukkan menambah suatu bagian yang vital dalah Ibadah Minggu kami.

            Keterlibatan dari seluruh ibadah memiliki kepentingan penambahan kepada staf musik kami seorang ahli orkestra dan composer. Kami memiliki seorang muda yang terbaik yang dapat melakukan hal itu. Dia sekarang memiliki tanggung-jawab untuk mempersiapkan lebih dari 50 orkestra setiap tahunnya untuk pertunjukan dalam pelayanan.

            Akhir tahun ini kami memulai mengorganisir sebuah usaha untuk menjangkau menengah yunior dan siswa menengah atas dengan orkestra yang terpisah. Karunia dan talenta dari orang-orang muda ini memiliki respon dengan sebuah keinginan yang besar.

            Organisasi dari orkestra telah bertumbuh dengan pesat dalam waktu yang singkat dengan pemilihan petugas-petugas dan penambahan instalasi yang menjadi bagian mereka sendiri. Orkestra ini merupakan organisasi relawan kami sebagaimana paduan suara yang kami miliki.

            Apa yang orang pikirkan tentang gereja yang sangat besar dibingkai dengan cara program musik yang memimpin dalam ibadah pelayanan. Para penyembah memperoleh kesan ini dari gereja melalui apa yang mereka lihat dan dengar sebagaimana mereka melihat ke bagian depan ruangan gereja. Tidak hanya itu, tetapi musik di dalam ibadah gereja dapat menambah vitalitas kepada pengalaman penyembahan dan harus fokus ke dalam hati dan pikiran dari jemaat kearah pesan penginjilan pendeta; hal itu harus menggerakkan mereka kepada pengharapan di dalam khotbah.

            Harapan pendeta terhadap jenis musik dan pengaruhnya di dalam pelayanan perlu secara hati-hati dikomunikasikan kepada staf musik. Seluruh anggota jemaat dan yang terpenting kepada anggota paduan suara itu sendiri, butuh suatu perasaan dari sikap pendeta untuk partisipasi mereka dalam pelayanan ibadah. Dorongan dan dukungannya dari pelayanan musik sangat tidak ternilai. Dengan memberi arti dalam paragraph dalam warta gereja, sebuah surat kepada paduan suara dalam sebuah publikasi paduan suara (buku tahunan atau surat bulanan), dan mendorong dari atas mimbar, pendeta dapat memuji mereka dan mendorong mereka untuk melanjutkan kecendrungan mereka dalam pelayanan terhadap Kristus.

            Karena Paduan Suara terlihat hanya dibelakang atau disamping pendeta di dalam sebuah ibadah, sebuah pengalaman besar bagi mereka adalah untuk memberikan mereka sebuah kunjungan pada saat latihan, membicarakan ungkapan-ungkapan komitmen, motivasi,  dan mendorong dalam apa yang sedang dan dapat mereka lakukan. Jika paduan suara diberitahukan secara pribadi, mereka akan merespon dengan seluruh kemampuan mereka, mereka akan memiliki perasaan yang sesungguhnya bahwa mereka menolong di dalam persiapan dan respon dari jemaat sebagai pengganti pikiran jika hal itu hanya sebuah pertunjukan dari musik rohani yang tidak menjadi suatu bagian penting dari gereja.

            Suatu nyanyian gereja membutuhkan sebuah pelayanan musik yang besar sebagaimana ia dapat dikembangkan. Dari yang tua hingga yang muda dapat berbagi dalam talenta mereka, dimana mereka dapat menjadi instrumental atau vokalis. Paduan suara anak-anak seringkali terlihat dua kali setahun, hari natal dan musim semi. Memikirkan hal itu diperlukan banyak persiapan dan latihan untuk mengajar anak-anak sebuah lagu, pertunjukan mereka dalam pelayanan pada suatu waktu lebih lama dari tahun yang dapat “ mengiklankan,”  program musik anak-anak sebagai sebuah pelayanan kepada jemaat bahwa hati anak-anak telah diraih. Paduan suara anak-anak membutuhkan mata pelajaran pokok dalam mengajar dasar-dasar musik dan mengembangkan  kemampuan menyanyi mereka, sebagaimana yang ditekankan bagi alasan musik rohani. Setiap musik pelayanan akan membangun rasio yang benar dari pengajaran dan pertunjukan bersama anak-anak kecil.

            Musik organ gereja merupakan suatu hal yang tidak bisa dipungkiri melalui tradisi melalui apa yang telah dimainkan selama bertahun-tahun selama pelayanan ibadah. Tipe dari musik tidak hanya menekankan atas pelatihan organis, tetapi juga dalam sikap jemaat.

            Seringkali hal pertama yang akan didengar oleh jemaat ketika memasuki ruang gereja adalah organ pendahuluan. Hal ini dapat tidak membangun apa-apa di dalam ibadah jika musiknya samara-samar dan/atau tidak biasa bagi jemaat. Satu cara untuk mempersiapkan jemaat kebanyakan adalah dengan pendahuluan dari suatu organ dan juga mempersiapkan mereka untuk ibadah adalah untuk mendapatkan seorang organis yang memainkan himne iman, diatur dengan sederhana, menggunakan banyak warna dari suara yang dimiliki organ tersebut.  Himne yang sudah familiar membawa kepada pikiran dari kata-kata dan frasa tentang Tuhan kita, yang lalu mempersiapkan orang-orang untuk ibadah dan penyembahan. Musik yang dipelihara ini dapat digunakan untuk menetapkan atau memfokuskan pendengaran mereka terhadap organ dan sebagaimana organ mengalun ke volume yang lebih keras, mereka telah mudah kedalam penerimaan level suara.

            Sudah tentu setiap orang akan menginginkan organ yang lembut atau keras. Setiap orang menginginkan musik yang berbeda. Gereja yang telah memiliki sebuah spectrum musik yang luas yang dipersembahkan dalam pelayanan ibadah akan memiliki orang-orang yang cukup bahagia setiap waktu (kita harap demikian!).

 

Perpustakaan Gereja

 

Tidak ada dukungan pelayanan di dalam gereja yang paling dibutuhkan dan yang paling sering digunakan daripada perpustakaan gereja. Salah satu mujijat Allah adalah kemungkinan dalam menyingkapkan dalam kata-kata yang kekal pikiran dan perbuatan yang besar pada masa yang lalu. Sekalipun Allah menyingkapkan dirinya sendiri dalam Firman. Kita dapat mendengarkan Yesus berbicara dalam sebuah buku. Kita dapat mengikuti kotbah Paulus melalui sebuah buku. Kita dapat melihat visi dari Yohanes melalui sebuah buku. Kita diperkenalkan kepada kebenaran Allah dalam sebuah buku – “dalam gulungan kitan yang ditulis olehKu” (ibrani 10:7).

Mari kami perkenalkan anda kedalam perpustakaan gereja kami.  Ia merupakan kebanggaan dari staf kami, dari pengajar kami, dari jemaat kami, dan setiap orang yang belajar untuk mengetahui dan melakukan kehendak Allah.

Dimulai sebagai sebuah perpustakaan Sekolah Minggu pada tahun 1897. Pada tahun 1936 delapan ratus volume dari perpustakaan sekolah Minggu tersebut membentuk inti dari perpustakaan yang nyata, dengan koleksi yang diatur menurut sistem Klasifikasi Desimal Dewey. Sears List of Subject Headings telah digunakan. Seorang pustakawan dan komite telah dipilih oleh gereja dan selama dua belas tahun perpustakaan memiliki petugas dari pekerja relawan.  Sekarang ada tiga petugas penuh waktu, anggota staf yang dibayar, dan sebuah kelompok relawan yang besar yang membantu dalam sebuah jadwal regular.

Selama bertahun-tahun, sebagaimana gereja dan semua programnya dan pelayanan telah bertumbuh, jangkauan dari perpustakaan telah meluas. Sebelumnya disana hanya ada buku pelayanan. Materi dari cetakan lain telah ditambahkan. Referensi dan koleksi sejarah telah bertambah; dan audio visual, terutama tape, menjadi meningkat dengan pesat. Banyak pelayan khusus telah ditambahkan.

Ketika the First Baptist Academy dimulai pada tahun 1972, sumber-sumber dari perpustakaan telah melayani kebutuhan sekolah dengan baik. Sejak waktu itu ada penambahan yang berlanjut dari kurikulum yang berhubungan dengan materi.

Juga, ketika the Criswell Bible Institut dibuka, sejumlah materi yang berguna telah tersedia. Sejak itu banyak buku-buku theologia dan jurnal-jurnal telah ditambahkan sebagaimana kaset dari tape recorder dari perhatian khusus kepada murid-murid.

Apakah perpustakaan gereja atau pusat media?

Kata perpustakaan berasal dari kata Latin liber, yang berarti “buku.” Bagaimanapun pada masa sekarang ini hanya sedikit perpustakaan  yang terbatas pada buku-buku. Sumber-sumber mereka termasuk suratkabar, majalah dan jurnal, pamflet, catalog, audiovisual, videotape, televisi, dll.

Hal ini juga benar untuk perpustakaan gereja, yang seringkali disebut sebagai sebuah pusat sumber, sumber materi atau pusat media karena memiliki kelengkapan materi dan perlengkapan dari kualitas yang dinilai. Pusat Media direkomendasikan oleh Perpustakaan Gereja. Department of the Baptist Sunday School Board dan the Library Services Journal yang diterbitkan oleh badan itu disebut sebagai Media. Hal ini kelihatan sangat pantas sebagaimana kata media yang merujuk pada komunikasi atau menggunakan proses komunikasi.

1.      Fungsi pertama dari perpustakaan gereja ialah untuk menjadi pendukung gereja dalam perlengkapan dan mendorong penggunaan materi dari sejumlah intruksi, informasi, dan inspirasi dengan beberapa pandangan dari melihat orang terhilang yang sudah selamat, untuk membantu orang bertumbuh dalam kedewasaan orang Kristen (“sebuah pendewasaan manusia, kepada ukuran yang lehih yang menjadi miliknya dalam kepenuhan Kristus” (Ef. 4:13)), dan akhirnya untuk menambah peralatan dan sumber-sumber untuk sebuah program pendidikan yang memadai dengan mengumpulkan, memelihara, dan sirkulasi mereka dan tentu saja, untuk mendorong pemakaian dari materi-materi ini.

2.      Perpustakaan gereja mendukung pelayanan kunjungan.

Materi perpustakaan gereja memiliki potensi yang luas untuk digunakan dalam pengusahaan kunjungan dan mungkin termasuk buku-buku, strip film, rekaman, atau tape recorder. Mereka mungkin dapat dihubungkan dengan kebutuhan yang spesifik sebagaimana pada saat kematian, sakit, atau masalah atau dalam kesaksian pribadi.

Kunjungan dari Crade Roll kami telah menggunakan buku-buku anak-nak dengan sangat efektif didalam mengusahakan kunjungan.

3.      Perpustakaan gereja mendukung program studi Alkitab dari gereja atau proses belajar mengajar dari gereja.

Perpustakan gereja dapat mempertinggi dan memperkaya program studi Alkitab dengan menyediakan media untuk pengembangan studi keahlian Alkitab dan untuk digunakan dalam studi Alkitab yang lebih dalam. Kembali, strip film, overhead transparansi, tape recorder dan rekaman lain sangat berguna.

Seorang pemimpin telah berkata: “Kebenaran dari nilai perpustakaan dalam pendidikan sekolah umum, juga menjadi kebenaran pendidikan di gereja. Dengan semua metode pengajaran yang baru, kemajuan yang cepat dalam pengajaran-pembelajaran media dan kemajuan pengetahuan , gereja harus menambah materi yang akan menolong dalam mempertahankan pendidikan Kristen dalam langkahnya bersama waktu.”

Lagi: “Tugas dari menjangkau orang-orang dan mengajar mereka Firman Allah—sehingga mereka dapat mengerti, menerima hal itu, dan menhubungkannya untuk semua masalah kehidupan—merupakan prioritas tertingga yang dapat dilakukan oleh sebuah gereja.” (James Frost dalam Outreach, Pebruary 1971).

Dr. W. L. Howse menegaskan itu dalam cara ini: “Sebuah pengajaran gereja membutuhkan sebuah perpustakaan sebanyak yang diperlukan oleh sebuah akademi, universitas, atau seminary.”

4.      Perpustakaan gereja berpartisipasi membimbing panduan untuk setiap zaman.

Perpustakaan gereja dapat membentuk sebuah pelayan yang sangat menolong di dalam bimbingan kejuruan dengan menyediakan informasi yang dibutuhkan untuk setiap keputusan kejuruan intelegensi.

Di dalam perpustakaan kami, dari waktu ke waktu, seorang petugas ruangan menyusun dan membuat sebuar gambar media dalam sebuah subyek yang sisiapkan dan didistribusikan. Buku bergambar untuk anak-anak juga termasuk.

5.      Perpustakaan gereja mendukung program dari pendidikan kehidupan keluarga.

Orang tua,  sanak keluarga dan anak-anak, sebagaimana mereka bekerja dengan keluarga, dapat dilayani perpustakaan melalui koleksi dan perputaran dari media yang disediakan. Banyak pilihan materi yang disediakan.

Kami dipandu dalam menyeleksi oleh orang yang ahli di bidangnya. Materi yang akan digunakan dalam konseling dipilih dengan sangat hati-hati.

Juga, buku, musik, rekaman, dan permainan untuk persekutuan dan pembagian keluarga disediakan. Ingat dengan puisi ini?

 

Ibuku Membaca untukku

 

 Kamu mungkin memiliki sesuatu yang bernilai yang tidak diberitahukan

Berpeti-peti pertama dan peti emas simpanan

Lebih kaya dariku tidak akan pernah kamu peroleh

Saya memiliki seorang ibu yang membaca untukku

 

  1. Program gereja yang lain, pelayanan, dan penekanan-penekanannya dilayani oleh perpustakaan gereja.

Merupakan urusan dari staf perpustakan untuk melihat materi yang pantas yang disediakan untuk mendukung program gereja dalam pelatihan, musik, misi, administrasi, hiburan, pelayanan pastoral, penatalayanan, penginjilan, Sekolah alkitab Liburan, perkemahan musim panas, dan hal-hal lain yang ditekankan.

Perhatian yang hati-hati diberikan terhadap penambahan materi yang akan memerlukan pertemuan khusus, seperti Alkitab dalam tulisan Braille dan buku suara untuk orang buta, cetakan besar untuk hal itu dengan penglihatan yang terbatas, mudah untuk membaca buku, dan rekaman untuk grup bahasa dan bantuan untuk para tuna rungu.

Usaha dibuat untuk menjangkau orang-orang tersebut yang membutuhkan pelayanan tambahan. Kaset dari tape recorder sangat membantu untuk usaha ini. Dalam suatu waktu rekaman atau pemutaran ulang disediakan dalam pesanan bagi suatu pertemuan khusus yang diperlukan.

Perpustakaan gereja menyediakan suatu pelayan untuk gereja, tidak hanya dengan menyediakan materi, tetapi dengan mempromosikan mereka dan mengkonsultasikan kegunaan mereka. Lebih jauh, instruksi harus diberikan dalam penanganan suatu peralatan khusus, seperti sebuah proyektor, tape recorder dan yang sejenis dengan hal itu.

  1. Beberapa pelayan khusus disedikan oleh staf perpustakaan.

Staf perpustakaan menyiapkan media gambar, buku yang berbicara, dan tampilan khusus; menyediakan pengenalan orientasi bagi anggota baru; mengajarkan penggunaan dari materi referensi; memberi petunjuk dalam penggunaan audiovisual, membantu orang yang kesulitan membaca, merencanakan klub pembaca, memberikan pelayanan melalui telepon, menjual buku-buku yang ditulis oleh pendeta dan para professor,  membiarkan perpustakaan tetap buka sepanjang hari sekalipun pada saat makan siang, dan menambah jam selama masa sekolah; bekerjasama dengan perpustakaan lain; berpartisipasi dalam Asosiasi Organisasi Perpustakaan Gereja lokal dan the State Church Library Convention dan  mengunjungi pelatihan perpustakaan lain; memelihara materi yang bersejarah; dan bekerjasama dengan fakultas dan pelajar dari the First Baptist Church Academy dan the Criswell Center for Biblical Studies.

Puji Tuhan untuk perpustakaan kami dan kemampuan dari para stafnya.

 

Akademi First Baptist kami dan Sekolah  Kristen Kami

 

Beberapa tahun lalu banyak pemimpin denominasi yang telah meninggal menentang Sekolah Kristen. Saya tergerak untuk mendengar mereka berbicara menentang hal itu, lagi dan berulang-ulang. Saya mendengarkan sebagaimana berusaha untuk meyakinkan saya menentang hal itu.  Selama bertahun-tahun saya terjatuh dan percaya bahwa mereka salah dalam sikap mereka. Terima kasih Tuhan dalam tahun-tahun belakangan ini sikap dari banyak pemimpin telah berubah. Kami sekarang melihat staf Badan  Sekolah Minggu kami memperomosikan sekolah. Mereka adalah orang-orang yang bijaksana.

Dari awal pelayan saya di Dallas, saya telah menginginkan dan bekerja untuk sebuah akademi, mengajarkan sistem nilai-nilai kekristenan dari sekolah balita hingga taman kanak-kanak sampai tingkat akademi. Hal itu membuat saya cukup haus selama bertahun-tahun dalam mewujudkan tujuan itu, tetapi berkat dari Allah, kami memiliki satu, satu yang sempurna, dan satu yang bertumbuh besar.

Saya tidak sendirian dalam hasrat kepedulian ini untuk memiliki sebuah sekolah Kristen. Ketika sekolah umum yang terdaftar jatuh sejak tahun 1970, jumlah sekolah Kristen dan siswa mereka yang terdaftar bangkit secara dramatis.

The Association of Christian Schools International (ACSI) memperkirakan sekitar 80.000 siswa mengunjungi sekitar 45.000 sekolah Kristen di Amerika Serikat. Dua sekolah baru lahir setiap hari, menurut administrasi ACSI. Mengapa?

Kecewaan dari banyak orang tua Kristen karena kebangkitan dari pemikiran filsafat anti Kristen yang diajarkan di dalam kelas. Evolusi, lebih jauh, seringkali diajarkan sebagai sebuah kebenaran daripada sebuah teori. Dan humanisme sekuler merusak nilai-nilai kekristenan yang didasarkan atas firman Allah.

Sistem suatu sekolah dengan sengaja meninggalkan Allah keluar hanya bergerak dalam pengaturan humanisme.  Orang tua Kristen melihat bahwa perbedaan filosofi semakin bertambah besar dan membesar.

Dampak dari pemikiran humanisme secara cepat dengan jelas terdapat dalam banyak buku pegangan sekolah dengan halus atau dengan terang-terangan menyerang nilai-nilai kekristenan. Kontroversi terus berlanjut terhadap kegusaran dari buku panduan yang mendukung agnostik, ateistik, humanistik, posisi non Kristen terhadap hidup dan realitas. Banyak orang tua Kristen dan pemimpin Kristen memiliki kekhawatiran yang dalam terhadap buku pegangan sekolah umum tertentu yang memasukkan pikiran non Kristen.

Jantung dari pendidikan Kristen adalah berpusat pada Yesus Kristus di dalam setiap area kehidupan. Setiap kelas diajarkan dari perspektif itu. Ketika anda belajar sejarah, lebih lanjut, anda akan mempelajari kesepakatan Allah dengan manusia melalui sejarah. Anda akan beranjak untuk menekankan sebuah kesepakatan besar lebih dari Kekristenan mula-mula dari bangsa kita (Amerika Serikat), kepercayaan dari bapak pendiri Negara kita (Amerika Serikat)  di dalam prinsip Alkitab.

Sekolah Kristen memandang segala sesuatu melalui Firman Allah. Alkitab menjadi standar kebenaran. Anda tidak akan menerima segala sesuatu sebagi sebuah kebenaran kecuali hal itu konsisten dengan Firman Allah.

Ini adalah kemuliaan dan kepentingan dari sekolah Kristen.

Akademi First Baptist kami meringkaskan tujuannya dalam logonya—“Pendidikan dengan sebuah perspektif melampaui waktu,” pendidikan dari keseluruhan siswa—pikiran, jiwa, tubuh. Ini merupakan tugas yang paling vital dan tujuan kami merncang kami untuk memotong kecemasan hidup.

Kristus-sebagai pusat pendidikan bak sebuah pilihan; ia merupakan sebuah perintah ilahi di First Baptist Academy. “Pada mulanya Allah” merupakan tema yang menguasai seluruh subyek termasuk matematika, bahasa Inggris, seni, atau geologi. Fakta-fakta berenang didalam kebenaran ilahi. Setiap siswa dibimbing untuk berpikir, untuk bertumbuh, dan untuk berprestasi melalui prinsip dan perintah Alkitab. Sejak hal itu dimulai pada tahun 1972, ratusan siswa yang mengunjungi First Baptist Academy telah dibangun dengan kuat dan lebih dalam hal kerohanian. Setiap usaha dibuat oleh guru untuk:

1.      Membawa setiap siswa kedalam relasi yang benar dengan Allah melalui Yesus Kristus.

2.      Mengajarkan sebuah perasaan dari tujuan dalam hidup.

3.      Mendorong tujuan dan standar tertinggi dalam hidup.

4.      Membangun kepedulian terhadap orang lain.

5.      Menekankan tanggung-jawab terhadap Allah, keluarga dan Negara.

6.      Mempersiapkan siswa untuk studi lebih lanjut.

Dalam akademi Allah merupakan yang tertinggi; Kristus adalah raja; dan Roh Kudus adalah bebas. Ini merupakan kekuatan yang mendarah daging kedalam setiap murid dari anak kecil di taman kanak-kanak kepada orang-orang muda yang lulus dari sekolah menengah.

The First Baptist Academy of Dallas memegang sejarah pandangan hidup Kristen sebagaimana yang digambarkan dalam Alkitab. Kami memutuskan bahwa sekolah merupakan perpanjangan dari rumah dan sebagai sebuah mitra bersama orangtua di dalam pendidikan anak-anak. Sebagai bagian dari sebuah keluarga, kami membatu membimbing seorang anak bertumbuh bersama Firman Allah dan Allah kita yang memberikan talenta dengan menyediakan pendidikan yang baik dengan membangun keseluruhan pribadi dalam kerohanian, sosial, intelektual, dan fisik.

First Baptist Academy kami diakreditasi penuh sebagai sebuah sekolah yang meliputi taman kanak-kanak hingga mengengah umum. Ia memiliki staff yang unggul, berpengalaman, berijazah, dan guru-guru yang penuh dedikasi. Badan perwalian merupakan orang yang penuh doa, bijaksana, dan badan yang progresif dalam mendukung administrasi dan fakultas.

Siswa kami sangat baik atau diperlengkapi dengan lebih baik di dalam dasar persiapan pendidikan sebagaimana kebanyakan siswa di area Dallas. Mereka diakui, dipercaya dan eksotik program tersedia setiap waktu yang tidak dapat kami sediakan saat ini tetapi akan segera dilaksanakan.

Program atletik kami memiliki prestasi yang melampaui sekolah-sekolah khusus yang terdapat di area sekitarnya. Menyaksikan pertandingan football dan bola basket dalam musim yang lalu dan pertandingan yang dimainkan  nyaris terlewatkan oleh tim bola basket kami. Pertandingan ini termasuk bola volley putri, bola basket, dan program baseball. Ini merupakan tujuan kami untuk menyediakan fasilitas stadium untuk program atletik kami di masa depan.

Jika siswa tidak dijangkau kepada Kristus pada tingkat dasar atau level kedua, maka sangat tidak mungkin bahwa pendidikan yang lebih tinggi akan meraih mereka. Jika kami dapat memenuhi program ini dalam First Baptist Academy, kami dapat digunakan oleh Allah untuk menghasilkan lebih banyak pemimpin Kristen untuk generasi ini daripada yang telah kami lihat dalam seratus tahun terakhir dari indoktrinasi sekuler. Kami merupakan sebuah bagian dari system sekolah yang terbaik di dunia, system sekolah Allah.

 

Gereja Selama Musim Panas

 

Apakah selama musim panas Allah menghentikan waktu di dalam ladang pelayanan Tuhan? Tidak, tidak pernah. Ribuan kali tidak.  Waktu musim panas salah satu yang terbaik dari seluruh musim dalam satu tahun untuk melakukan pekerjaan Allah. Kebangunan di luar ruangan sangat dimungkinkan dalam setiap tempat. Retret dan camp gereja merupan pesanan dari hari itu. Kinjungan paduan suara mempertinggi nilai magis dari musik gereja untuk ratusa orang yang mau berbagi didalamnya. Liburan sekolah Alkitab membawa bersama-sama ratusan orang muda, setiap dari mereka memiliki tantangan untuk dimenangkan kepada Allah. Di dalam bagian kami dari dunia banyak dari orang-orang professional kami pergi ke Rio Grande Valley untuk melayani ribuan orang yang hidup di daerah pinggiran

Musim panas merupakan waktu yang tertutup? Ia merupakan yang terbesar,  waktu terbuka yang terbaik untuk pesan Allah di dalam semua tahun. Pendeta, ambil keuntungan dari hal itu.